![]() |
| Seorang petugas Jasa Marga menempelkan stiker dalam operasi penertiban kendaraan besar di Gerbang Tol (GT) Belawan pada Selasa (22/9/2026). |
Sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga
memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya
keselamatan berkendara, khususnya bagi pengemudi dan pemilik kendaraan besar
agar mematuhi batas muatan dan dimensi kendaraan. Operasi penertiban kendaraan
over dimension dan over loading (ODOL) ini dilaksanakan secara rutin, dan
hingga September 2026, Jasa Marga telah melaksanakan 3 operasi serupa di Ruas
Tol Belmera.
Hadir dalam kegiatan tersebut Senior Manager RO1JNT Aulia
Rahman, Area Manager PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Reza Maulana, Kepala
Unit Patroli Jalan Raya (PJR) Unit II Belmera Ipda Abdul Rahman, perwakilan
dari Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL), serta perwakilan dari Badan
Pengelola Transportasi Darat (BPTD) II Sumatera Utara.
Rangkaian operasi meliputi pemeriksaan kendaraan besar di GT
Belawan dengan menggunakan teknologi Weigh in Motion (WIM). Kendaraan
ditimbang sebelum memasuki gerbang tol, dan jika terindikasi kelebihan muatan,
kendaraan akan diberikan stiker sebagai bentuk sanksi teguran. Selain itu,
pengemudi kendaraan yang terindikasi kelebihan muatan juga diberikan edukasi
mengenai bahaya ODOL, terutama dari aspek keselamatan.
Kendaraan yang melebihi batas muatan berpotensi lebih tinggi
mengalami kecelakaan dibandingkan kendaraan dengan muatan normal, sehingga
membahayakan pengemudi dan pengguna jalan lainnya. Kendaraan ODOL juga dinilai
melanggar undang-undang, sehingga pengemudi maupun pemilik kendaraan dapat
dikenai sanksi hukum.
Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 36 dari 40 kendaraan yang
diperiksa tercatat melebihi batas muatan dan menerima sanksi berupa surat
teguran dari Kepolisian. Rata-rata kendaraan tersebut berasal dari Pelabuhan
Belawan dan mengangkut bahan bangunan serta minyak mentah atau CPO.
Senior Manager RO1JNT Aulia Rahman menyatakan bahwa operasi
ini merupakan salah satu upaya Jasa Marga untuk menjaga keamanan di sepanjang
Ruas Tol Belmera.
"Kesadaran para pengguna jalan terhadap keselamatan di
jalan tol menjadi salah satu faktor penting yang terus kami tingkatkan. Tidak
hanya melalui sosialisasi, kami juga berupaya meningkatkan keselamatan melalui
penerapan aturan dan penegakan hukum di lapangan," ujarnya.


