![]() |
| Penampilan salah satu peserta Festival Teater Pelajar Jakarta Timur tahun 2026. |
Acara yang mengusung semangat "Menghasilkan Karya
Terbaik" ini berlangsung di Gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB)
Kisam Dji'un, yang terletak di Jalan Haji Naman, Kelurahan Pondok, Kecamatan
Duren Sawit, Jakarta Timur, pada 20–24 Juli 2026.
Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Timur, Berkah Shadaya,
menjelaskan bahwa festival ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan
secara bertahap, dimulai dari tingkat kota hingga provinsi. Ia mengungkapkan
bahwa kesepuluh grup teater yang tampil merupakan peserta yang telah melewati
proses kurasi ketat yang dilakukan oleh pihak suku dinas.
"Pada awalnya, terdapat 24 tim yang mendaftar, namun
satu tim mengundurkan diri sehingga tersisa 23 tim. Setelah melalui tahap
kurasi, akhirnya terpilih 10 tim yang berhak tampil dalam Festival Teater
Pelajar Jakarta Timur tahun ini," ujar Berkah saat ditemui pada Kamis
(23/7/2026).
Dalam festival ini, penilaian dilakukan oleh dewan juri yang
terdiri dari para profesional dan seniman teater senior di wilayah Jakarta
Timur. Penilaian mencakup berbagai elemen pertunjukan, baik dari sisi individu
maupun kelompok. Beberapa kategori yang diperlombakan meliputi aktor terbaik,
aktris terbaik, pemeran pembantu pria dan wanita terbaik, tata cahaya, tata
suara, manajemen panggung, serta aspek pendukung lainnya.
Berkah menambahkan, para pemenang juara I hingga III akan
melaju ke tingkat provinsi. Selain itu, mereka juga akan menerima hadiah berupa
piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan. Untuk kategori grup terbaik,
masing-masing dari tiga pemenang mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp12,5
juta. Sementara itu, pemenang untuk kategori sutradara terbaik, aktor/aktris
terbaik, penata busana terbaik, dan pemeran pembantu terbaik masing-masing
memperoleh Rp7,5 juta.
"Dengan adanya apresiasi ini, kami berharap para
peserta semakin termotivasi untuk terus berkarya dan memberikan penampilan
terbaik mereka," ungkap Berkah.
Salah satu peserta dari Teater Sampul SMKN 50 Jakarta, Ranu Asoka Dilangit (16), mengungkapkan rasa senangnya bisa kembali berpartisipasi dalam festival ini. Ia mengaku sangat tertarik dengan dunia seni peran dan merasa lega setelah tampil di atas panggung. "Semoga kami bisa memberikan yang terbaik dan meraih hasil maksimal," tutupnya. (rtm)


