Hadiri Gempita Merdeka di Jakamulya, Adhika: Pembebasan Situ Wong Rawa Antung Direalisasikan pada 2027 - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Hadiri Gempita Merdeka di Jakamulya, Adhika: Pembebasan Situ Wong Rawa Antung Direalisasikan pada 2027

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Adhika Dirgantara (tiga dari kiri) saat menghadiri acara puncak Gempita Merdeka di Jakamulya, Bekasi Selatan, Minggu (6/9/2027).
Prakata.com – Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi dari Dapil Bekasi Selatan - Bekasi Timur, Adhika Dirgantara, menyampaikan kabar gembira kepada warga RW 13 Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, terkait rencana pembebasan Situ Wong Rawa Antung yang selama ini dinanti-nanti.

Pernyataan itu disampaikan Adhika saat menghadiri acara Gempita Merdeka yang digelar di kawasan Pondok Surya Mandala, RW 13 Jakamulya, pada Minggu (6/9/2026). Dalam kesempatan itu, Adhika didampingi langsung oleh Ketua RW 13 Jakamulya, Dedy Rudyanto.

"Kabar gembira yang perlu saya sampaikan, insya Allah 2027 kita realisasikan pembebasan Rawa Antung yang sudah lama kita perjuangkan," ujar Adhika di hadapan warga yang memadati lokasi acara.

Adhika menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi telah berkomitmen serius untuk menangani persoalan banjir di kawasan selatan. Menurutnya, Wali Kota Bekasi telah menyepakati bahwa pembebasan Rawa Antung untuk dijadikan polder air menjadi faktor krusial dalam pengendalian banjir di Bekasi Selatan.

"Pak Wali Kota sudah bersepakat bahwa pembebasan Rawa Antung untuk menjadi polder air menjadi faktor krusial pengendalian banjir di Bekasi Selatan," tegas Politisi PKS tersebut.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan dukungan penuh dari pimpinan legislatif. Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, lanjut Adhika, dalam berbagai kesempatan selalu menekankan agar pembebasan Rawa Antung menjadi polder air masuk sebagai prioritas dalam strategi pengendalian banjir di Kota Bekasi.

"Ketua DPRD, Sardi Effendi, juga menyampaikan dalam berbagai kesempatan; pembebasan Rawa Antung menjadi polder air harus masuk menjadi prioritas dalam strategi pengendalian banjir di Kota Bekasi," tambah Adhika.

Kabar realisasi pembebasan Rawa Antung yang akan dimulai pada 2027 itu disambut gegap gempita oleh warga. Pekikan "Alhamdulillah" pun serentak terdengar dari ribuan warga yang hadir, diiringi tepuk tangan meriah.

Acara yang digelar di Pondok Surya Mandala itu juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya, Lurah Jakamulya Bahrudin, serta KH. Sodik dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan tokoh masyarakat lainnya.

Pembangunan Rawa Antung menjadi polder air digadang-gadang mampu menjadikan Pondok Surya Mandala dan kawasan sekitarnya bebas dari banjir. Selama bertahun-tahun, kawasan Pondok Surya Mandala memang dikenal sebagai daerah langganan banjir saat musim hujan tiba.

Adhika menutup sambutannya dengan menyampaikan komitmen anggaran yang telah disiapkan. Ia memastikan proses pembebasan dan pembangunan akan dilakukan secara bertahap.

"Insya Allah pembebasan dan pembangunan Rawa Antung menjadi polder air akan kita lakukan dalam beberapa tahap. Di 2027, tidak kurang dari Rp35 miliar kita anggarkan untuk pembebasan Rawa Antung," tutup Adhika yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh warga yang hadir. (gud)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel