![]() |
| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir dalam acara doa keselamatan dan peringatan haul pendiri bangsa menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. |
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh nasional,
di antaranya KH Habib Lutfi bin Yahya yang berasal dari Pekalongan, Jawa
Tengah, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Agama
KH Nasamudin Umar. Acara ini juga dihadiri oleh para pemuka agama dari berbagai
keyakinan, generasi penerus para pendiri bangsa, serta para rektor dari
sejumlah perguruan tinggi di tanah air. Secara keseluruhan, sekitar 120 jamaah
dari berbagai daerah di Indonesia turut memeriahkan acara ini.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung menyampaikan
apresiasi yang mendalam kepada panitia penyelenggara yang telah mempercayakan
Jakarta sebagai tuan rumah perhelatan akbar ini. Ia pun berharap agar kegiatan
serupa dapat kembali digelar di Ibu Kota pada tahun mendatang.
"Saya selaku Gubernur Jakarta mengucapkan terima kasih
yang sebesar-besarnya. Selamat datang di Jakarta bagi saudara-saudara yang
datang dari luar kota," ujar Pramono di awal pidatonya.
Di kesempatan yang sama, orang nomor satu di lingkungan
Pemprov DKI Jakarta itu juga memaparkan sejumlah kebijakan strategis yang telah
dijalankan selama masa kepemimpinannya. Salah satunya adalah program Kartu
Jakarta Pintar (KJP) yang saat ini dinikmati oleh sekitar 707.420 pelajar mulai
dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Kejuruan. Selain itu,
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan beasiswa kepada 15.920
mahasiswa.
"Total anggaran yang dialokasikan untuk program-program
pendidikan ini mencapai kurang lebih Rp4,8 triliun. Kebijakan ini kami gulirkan
karena kami meyakini bahwa kelompok masyarakat dari kalangan bawah yang kurang
beruntung harus mendapatkan kemudahan akses terhadap pendidikan formal,"
jelas Pramono.
Tak hanya di sektor pendidikan, Gubernur Pramono juga
menyoroti kebijakan transportasi publik yang berpihak pada rakyat. Ia
menyebutkan bahwa saat ini terdapat 15 golongan warga Jakarta yang dapat
menikmati layanan transportasi massal secara cuma-cuma, meliputi MRT, LRT,
Transjakarta, Transjabodetabek, hingga JakLingko.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua PP
Jatman Ahli Sunnah Wal Jamaah, Helmy Faishal, menambahkan bahwa kegiatan ini
tidak hanya bertujuan untuk mendoakan para pahlawan dan leluhur bangsa, tetapi
juga sebagai wahana mempererat tali silaturahmi antarumat beragama.
"Acara ini diikuti oleh sekitar 120 jamaah yang berasal
dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti Pulau Jawa, Madura, Kalimantan,
Sumatera, dan lainnya," ungkapnya.
Helmy menegaskan bahwa kehadiran para cucu dan cicit pendiri
bangsa serta tokoh lintas agama dalam acara ini merupakan bentuk penghormatan
dan doa bersama untuk para pejuang kemerdekaan.
Di sisi lain, Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid
Istiqlal, Nazamudin Umar, menyatakan bahwa dirinya merasa memiliki kewajiban
moral untuk menggelar doa keselamatan bangsa secara rutin setiap tahunnya. Ia
juga memperkenalkan program Jumat Berkah yang diinisiasi oleh Masjid Istiqlal,
yakni pemberian makan siang gratis bagi para jamaah.


