![]() |
| Anggota DPRD Kota Bekasi, Muhammad Kamil Syaikhu, berfoto bersama warga usai kegiatan reses di RW 07, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (12/7/2026). |
Dalam pertemuan yang dihadiri langsung oleh Anggota DPRD Kota Bekasi, Muhammad Kamil Syaikhu atau yang akrab disapa Bang Kamil, sejumlah aspirasi warga mengalir deras. Namun, satu usulan yang cukup mencuri perhatian berasal dari kalangan muda setempat. Mereka meminta agar Pemerintah Kota Bekasi memberikan perhatian lebih besar terhadap program urban farming yang dikhususkan bagi generasi muda.
Bagi para pemuda, urban farming tidak sekadar aktivitas bercocok tanam di lahan sempit. Lebih dari itu, kegiatan ini dinilai mampu menjadi wadah ekspresi kreativitas, sarana produktivitas, penguatan ikatan komunitas, serta membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi anak muda di era modern.
Menanggapi harapan tersebut, Bang Kamil memberikan respons positif. Ia mendorong agar eksekutif segera menghadirkan program urban farming yang lebih inklusif dan mudah dijangkau oleh komunitas pemuda.
“Generasi muda Bekasi harus memperoleh ruang untuk berkarya dan berinovasi. Urban farming adalah kegiatan strategis yang menggabungkan aspek lingkungan, ketahanan pangan, kreativitas, hingga potensi ekonomi. Pemerintah wajib hadir dan memberikan fasilitasi nyata,” tegas Bang Kamil di hadapan warga.
Lebih lanjut, politisi yang dikenal dekat dengan konstituennya ini menyebutkan bahwa bentuk dukungan konkret bisa diwujudkan melalui penyediaan bibit unggul, peralatan pertanian modern, pelatihan teknis, pendampingan berkelanjutan, hingga optimalisasi lahan tidur atau tidak produktif yang ada di wilayah perkotaan. Lahan-lahan tersebut, ujarnya, dapat disulap menjadi kebun komunitas berbasis kepemudaan.
Bang Kamil juga menekankan pentingnya keterbukaan program urban farming bagi semua kalangan, bukan hanya kelompok tani yang sudah mapan. Menurutnya, anak muda memiliki energi dan gagasan segar yang patut diberi tempat khusus. Terlebih, Pemerintah Kota Bekasi sebelumnya telah menunjukkan komitmen melalui pemberian bantuan bibit dan sarana pertanian guna memperkuat sektor pertanian perkotaan dan ketahanan pangan di ibu kota Jawa Barat tersebut.
“Ketika anak muda memiliki semangat dan visi, tugas pemerintah adalah memuluskan jalan dan menyediakan sarana. Kami ingin pemuda Bekasi bukan cuma menjadi penonton pembangunan, melainkan aktor utama yang menghadirkan Kota Bekasi yang lebih hijau, produktif, dan berkelanjutan,” pungkasnya dengan penuh keyakinan.
Melalui momen reses ini, Bang Kamil berkomitmen untuk mengawal dan memperjuangkan setiap aspirasi yang masuk, terutama gagasan-gagasan kreatif dari generasi penerus, agar dapat terakomodasi dalam kebijakan dan rencana pembangunan Pemerintah Kota Bekasi ke depan. (gud)


