![]() |
| Foto bersama deklarasi organisasi sayap perempuan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini bernama Dewi Pertiwi, Kamis (1/10/2026). |
Acara deklarasi yang dipimpin oleh Fenty Noverita selaku ketua organisasi tersebut berlangsung di Djakarta Theatre, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026). Sejumlah figur penting turut hadir, termasuk Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep serta Dewan Pembina PSI Grace Natalie.
Dewi Pertiwi sendiri merupakan mitra perempuan resmi PSI yang sebelumnya menyandang nama Srikandi PSI. Lewat gerakan ini, kaum perempuan diajak untuk memperluas peran mereka di berbagai sektor, baik sosial maupun politik.
Ketua DPD Dewi Pertiwi Kota Bekasi, Yenny Kristianti, menyampaikan apresiasi positif atas deklarasi tersebut. Menurutnya, Dewi Pertiwi bisa berfungsi sebagai ruang bagi perempuan untuk beraktivitas sekaligus memberi kontribusi nyata kepada masyarakat.
Yenny menekankan bahwa tema "Bergerak, Berdaya dan Berdampak" bukan sekadar kalimat tanpa makna, melainkan harus diwujudkan lewat berbagai program yang membawa manfaat langsung bagi warga.
"Ini menjadi momentum yang baik bagi perempuan untuk semakin berani mengambil peran. Kita ingin perempuan tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut bergerak dan memberikan solusi terhadap persoalan yang ada di lingkungan masing-masing," ujar Yenny.
Ia menambahkan, perempuan menyimpan potensi besar sebagai penggerak, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat luas.
"Bergerak artinya kita hadir dan melakukan sesuatu. Berdaya artinya perempuan memiliki kemampuan, kemandirian dan kepercayaan diri. Kemudian berdampak, artinya apa yang kita lakukan benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Yenny juga menyebut, Dewi Pertiwi Kota Bekasi akan berupaya menerjemahkan semangat tersebut melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
"Programnya harus konkret dan ada manfaatnya. Jangan berhenti hanya pada kegiatan seremonial. Kita ingin kehadiran Dewi Pertiwi benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tegasnya.
Selain kegiatan sosial, Yenny menilai pendidikan dan pemahaman politik juga penting bagi perempuan agar semakin percaya diri dalam menyampaikan aspirasi dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
"Kita ingin perempuan punya pengetahuan dan keberanian. Ketika perempuan memahami persoalan di sekitarnya dan berani menyampaikan gagasan, di situlah peran perempuan semakin kuat," imbuhnya.
Ia berharap deklarasi Dewi Pertiwi menjadi awal dari gerakan yang semakin luas dan mampu menjangkau lebih banyak perempuan di berbagai daerah.
"Harapannya Dewi Pertiwi bisa menjadi ruang bagi perempuan untuk bergerak, saling menguatkan, meningkatkan kapasitas dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi masyarakat," tandasnya.
Sebagai informasi, DPD Dewi Pertiwi Kota Bekasi dipimpin Yenny Kristianti sebagai Ketua. Struktur kepengurusan tersebut juga diisi Ratu Mona Sibarani sebagai Sekretaris dan Ria Nurmalasari Samosir sebagai Bendahara. (gud)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


