![]() |
| Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memangkas kabel optik yang semrawut. |
Langkah konkret diambil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto,
yang pada Selasa (29/9/2026) turun langsung memotong kabel listrik di kawasan
RS Bella hingga Pasar Baru Bekasi. Menurutnya, tumpukan kabel optik yang
mencapai belasan hingga puluhan helai di satu ruas jalan bukan sekadar merusak
pemandangan, tetapi juga mengancam keselamatan warga.
"Dalam satu ruas jalan, ada yang mencapai 17 bahkan 40
kabel. Kondisi ini membuat kota tidak nyaman dan berisiko menimbulkan
kecelakaan. Sudah ada beberapa kejadian pengendara motor maupun pejalan kaki
tersandung atau terjerat, sehingga aktivitas warga terganggu," ungkap Tri
Adhianto.
Sebagai solusi, pembangunan ducting dilakukan bertahap.
Prioritas pertama adalah jaringan jalan arteri utama, sebelum menyasar jalan
kolektor dan jalan lokal. Pipa ducting yang dibangun dirancang mampu menampung
hingga 40 saluran kabel optik, sehingga layanan internet cepat di Kota Bekasi
tetap terjaga tanpa mengorbankan ketertiban umum.
Penataan jaringan bawah tanah ini bergerak secara bertahap.
Setelah dimulai di kawasan Bekasi Timur, pengerjaan kini berlangsung di Jalan
Ir. H. Juanda dan berlanjut ke Jalan Ratna dengan target tahap awal sepanjang
3,5 kilometer. Selanjutnya, penataan akan bergeser ke kawasan Perumnas 3 hingga
Bulak Kapal.
Tri Adhianto juga mengajak masyarakat berperan aktif
mengawasi proses penggalian kabel di lingkungan masing-masing. Ia menekankan
bahwa setiap pekerjaan resmi yang mengantongi izin Pemkot Bekasi selalu
dilengkapi identitas dan label BUMD PT Mitra Patriot (PTMP).


