![]() |
| Anggota DPRD Kota Bekasi dari PSI Yenny Kristianti. |
"Ini tentu menjadi momentum yang sangat baik bagi PSI.
Kami sebagai kader di daerah menyambut positif dan semakin optimistis PSI akan
lebih berkibar ke depan," kata Yenny, Senin (28/9/2026).
Yenny menuturkan, kehadiran figur nasional sekaliber Jokowi
di tubuh PSI berpotensi mendorong gairah para kader dalam menjalankan aktivitas
politik di tengah masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa hal yang tak kalah krusial adalah
bagaimana momentum tersebut diwujudkan menjadi penguatan konsolidasi partai
sampai ke level daerah.
"Kami di Kota Bekasi tentu semakin bersemangat. Ini menjadi energi bagi kami untuk terus melakukan konsolidasi dan memperkuat kerja-kerja organisasi," ujar kader yang turut hadir dalam menyambut Jokowi di Cikarang Timur, pada Minggu (27/9/2026).
Lebih lanjut, Yenny menyatakan bahwa kader PSI di daerah
akan terus berikhtiar membangun komunikasi dengan warga serta memperkenalkan
gagasan dan program partai.
Anggota DPRD Kota Bekasi ini berharap kehadiran Jokowi
bersama PSI bisa menjadi bagian dari upaya penguatan partai secara nasional,
tanpa mengabaikan kontribusi kader di daerah.
"Harapannya tentu bukan hanya soal simbol atau KTA,
tetapi bagaimana seluruh kader semakin solid dan mampu bekerja nyata di tengah
masyarakat," katanya.
Menurut Yenny, PSI menghadapi tantangan untuk terus
memperkokoh struktur organisasi dan membangun kepercayaan publik. Oleh karena itu,
momentum yang ada saat ini perlu ditindaklanjuti dengan aksi nyata dan
konsolidasi yang berkesinambungan.
"Kami optimistis PSI akan semakin berkibar. Yang
terpenting sekarang bagaimana kader di semua tingkatan tetap solid, bekerja dan
hadir di tengah masyarakat," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo akhirnya menjawab
pertanyaan publik mengenai alasan dirinya baru menunjukkan Kartu Tanda Anggota
(KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), meski mengaku telah menjadi anggota
partai tersebut sejak 14 Oktober 2025.
Jokowi menegaskan, waktu untuk menunjukkan KTA tersebut
merupakan pilihannya sendiri. Menurut dia, pengungkapan status keanggotaan
partai berkaitan dengan momentum politik.
"Ini kartu sebetulnya kan sudah 14 Oktober 2025, sudah
setahun yang lalu. Banyak yang bertanya, kok baru ditunjukkan sekarang?
Suka-suka saya," kata Jokowi saat menghadiri Rakorda DPD PSI Kabupaten
Bekasi di Cikarang Timur, Minggu (27/9/2026).
Jokowi mengatakan KTA tersebut merupakan miliknya sehingga
dirinya bebas menentukan kapan kartu tersebut ditunjukkan kepada publik.


