![]() |
| Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinasi Industri dan Pembangunan (Korinbang), Saan Mustopa, saat berkunjung ke Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon. |
Dalam kunjungannya ke lokasi pada Minggu (30/8/2026) bersama Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU, Arnold, serta jajaran pemerintah daerah dan desa, Saan menegaskan bahwa bantuan air minum merupakan langkah awal yang penting, namun tidak cukup menjadi solusi akhir.
"Ada pendekatan jangka pendek, menengah, dan panjang yang harus disiapkan. Ke depan, warga Slangit tidak boleh lagi kesulitan mendapatkan akses air bersih," ujar Saan di hadapan warga setempat.
Saan juga menyoroti potensi kendala teknis di lapangan, khususnya jika infrastruktur yang dibangun mengandalkan pompa dengan biaya operasional tinggi. Ia mengkhawatirkan masyarakat yang saat ini sudah terbebani oleh kelangkaan air justru akan menanggung beban tambahan dari biaya listrik atau bahan bakar untuk mengoperasikan pompa.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Saan menyambut positif inisiatif dari Direktorat Jenderal SDA Kementerian PU yang tengah mencari skema sumber energi alternatif yang lebih efisien dan ramah bagi kantong warga.
"Kalau kita pasang pompa atau bangun sumber air, di situ ada kebutuhan listrik, solar, dan sebagainya. Itu bisa menyulitkan masyarakat lagi jika tidak dipikirkan sejak awal," jelasnya.
Lebih jauh, politisi tersebut menekankan bahwa pembangunan infrastruktur air tidak boleh berhenti pada tahap konstruksi. Harus ada kepastian bahwa fasilitas yang dibangun dapat dikelola dan dipelihara oleh masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan adanya sinergi antara DPR RI, Kementerian PU, pemerintah provinsi, kabupaten, hingga pemerintah desa, Saan optimistis persoalan air bersih di Desa Slangit dapat dituntaskan secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa solusi permanen harus menjadi fokus utama agar warga tidak lagi mengalami kesulitan serupa di tahun-tahun mendatang. (rtm)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


