![]() |
| Sutradara PNBK Jilid I sampai III, Alamsyah Pradja (paling kiri), dan Penulis Naskah PNBK Jilid I sampai III, Maja Yusirwan (dua dari kiri). |
Kolaborasi keduanya sukses menyulap kawasan Car Free Day
Jalan Ahmad Yani menjadi panggung megah yang menampilkan kekayaan budaya
Nusantara, mulai dari tari massal Ronggeng Menor yang melibatkan 2.000 pelajar
hingga puluhan pertunjukan seni tradisional lainnya. Bahkan pengumpulan donasi
hingga setengah miliar rupiah untuk korban bencana NTT.
Ketua DK3B, Alamsyah Pradja, mengungkapkan bahwa PNBK bukan
sekadar perhelatan tahunan, melainkan momentum untuk terus menghidupkan
ekosistem seni dan budaya di Kota Bekasi. Dengan mengusung tema "Bekasi
Jawara (Jaga dan Rawat Budaya Nusantara)", pihaknya ingin memberikan ruang
bagi seniman lokal sekaligus memperkenalkan keberagaman kepada generasi muda.
"Kami ingin terus mendenyutkan nadi seni dan budaya di
Kota Bekasi melalui PNBK. Ini adalah komitmen kami untuk pelestarian,
pengembangan, dan kolaborasi," ujar Alamsyah yang juga menjabat sebagai Floor
Director acara tersebut.
![]() |
| Foto bersama tim panitia dari Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi (DK3B) usai sukses menggelar PNBK Jilid III di Plaza Patriot Candrabhaga. |



