![]() |
| Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memimpin upacara HUT RI ke-81 di Alun-alun M. Hasibuan, Senin pagi. |
Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan tahun ini hendaknya tidak sekadar menjadi seremoni seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kohesi sosial dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa Kota Bekasi adalah rumah bagi masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya.
"Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pendahulu, melainkan bagaimana kita melanjutkan cita-cita mereka melalui persatuan dan kerukunan di Kota Bekasi. Saling menghargai dan menjaga lingkungan sekitar adalah wujud nyata dari semangat kemerdekaan itu sendiri," ujar Tri di hadapan para peserta upacara.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Bekasi itu menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mampu mengatasi seluruh persoalan perkotaan tanpa peran aktif masyarakat. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah pengelolaan sampah. Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong berbagai program penanggulangan sampah, termasuk pengawalan terhadap Proyek Strategis Nasional yang mengubah limbah menjadi sumber energi listrik di Bantargebang.
"Teknologi pengolahan sampah menjadi listrik itu penting, tetapi akan sia-sia jika di tingkat rumah tangga kita masih membuang sampah secara sembarangan atau membakarnya tanpa kendali. Kesadaran harus dimulai dari diri sendiri," tegasnya.
Tri Adhianto mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah dari rumah dan memanfaatkan bank sampah yang telah tersebar di berbagai kelurahan. Sampah organik dapat diolah menjadi pakan ternak, sementara sampah anorganik berpotensi didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas hubungan antarmasyarakat. Kerukunan dan toleransi, menurutnya, adalah modal utama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
"Kota yang maju adalah kota yang warganya peduli, rukun, dan saling menghargai. Mari kita rawat Kota Bekasi ini bersama-sama," pesannya.
Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 kali ini juga dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada sejumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi yang telah memasuki masa purna bakti. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertahun-tahun dalam melayani masyarakat dan membangun Kota Bekasi.
Melalui peringatan kemerdekaan tahun ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap semangat gotong royong terus membara di hati seluruh warganya. Ajakan untuk menjaga kebersihan dan kerukunan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang telah diraih harus diisi dengan kerja nyata demi masa depan kota yang lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan. (gud)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


