![]() |
| Persiapan Pemprov DKI Jakarta dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. |
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk turut meringankan beban para penyintas bencana di wilayah NTT. Hal itu disampaikannya saat ditemui di Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Minggu (16/8).
"Kami telah melakukan koordinasi sejak kemarin dan Pemerintah DKI Jakarta selalu berkomitmen untuk berkontribusi serta meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang terdampak gempa. Ini seperti yang pernah kami lakukan saat bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara," ujar Pramono Anung.
Gubernur menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan nantinya akan diarahkan langsung ke sejumlah kota dan kabupaten yang paling membutuhkan. Saat ini, tim Pemprov DKI masih melakukan pemetaan mendalam terkait prioritas kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi terdampak.
"Untuk wilayah NTT, khususnya di Maumere dan sekitarnya, kami tengah mempelajari secara cermat di mana saja Pemerintah DKI Jakarta bisa ikut andil memberikan bantuan yang tepat sasaran," tambahnya.
Sebagai informasi, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8) lalu telah menimbulkan dampak luas. Bencana ini memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi dan mengakibatkan 47 korban jiwa, serta merusak ratusan bangunan di berbagai titik.
Berdasarkan data terkini dari BNPB, jumlah pengungsi terbesar tercatat di Kabupaten Sikka dengan total 3.356 jiwa, menyusul Kabupaten Manggarai yang menampung 2.078 pengungsi. Sementara itu, di Nagekeo sendiri diperkirakan terdapat sekitar 500 jiwa yang masih bertahan di tempat pengungsian, dan puluhan lainnya tersebar di dua wilayah lain yakni Bima serta Kepulauan Selayar.
Pemerintah Provinsi NTT sendiri saat ini tengah memproses surat keputusan penetapan status tanggap darurat yang berlaku selama 14 hari ke depan. Sebelumnya, sejumlah kabupaten/kota yang terdampak juga telah mengambil langkah serupa, di antaranya Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Ngada yang telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana, sementara Kabupaten Manggarai Timur menyatakan status Siaga Darurat Bencana. (rtm)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


