![]() |
| Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Faisyal Hermawan. |
Sebagai wujud komitmen nyata, Pemprov Jabar merancang
pengesahan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), dengan salah satu agenda
krusialnya adalah pembentukan holding BUMD yang diberi nama PT Sanggabuana.
Perusahaan induk ini kelak berperan sebagai entitas utama yang mengintegrasikan
dan membawahi 37 BUMD milik Pemprov Jawa Barat.
Target utama dari pembentukan holding ini adalah melakukan
perbaikan menyeluruh dalam tata kelola perusahaan, menyelamatkan sejumlah BUMD
yang mengalami masalah finansial maupun manajerial, sekaligus mengoptimalkan
pemanfaatan aset daerah agar memberi dampak ekonomi yang signifikan bagi
masyarakat luas.
Ahmad Faisyal Hermawan, anggota Komisi III DPRD Jawa Barat
dari Fraksi PDI Perjuangan, memberikan respons positif terhadap kebijakan ini.
Ia menekankan pentingnya sosialisasi kepada publik bahwa holding Sanggabuana
merupakan bagian dari upaya penyelamatan aset daerah agar tidak terus membebani
keuangan APBD.
"Pembentukan Holding Sanggabuana adalah langkah nyata
untuk merestorasi BUMD kita yang tengah menghadapi kendala kinerja. Dari total
37 perusahaan daerah, seluruhnya akan melalui proses evaluasi dan konsolidasi
manajemen secara menyeluruh. Harapannya, investasi dan aset yang dimiliki bisa
dikelola lebih produktif sehingga hasilnya dapat langsung dinikmati oleh
masyarakat Jawa Barat," ujar Faisyal, Jumat (17/7/2026).
Lebih lanjut, politisi yang akrab disapa Faisyal ini
menjelaskan bahwa regulasi yang disiapkan tidak sekadar mengatur penggabungan
entitas bisnis, melainkan juga mencakup penambahan penyertaan modal dan
penguatan struktur kelembagaan yang mengedepankan prinsip transparansi serta
profesionalisme.
Rencana ini sejalan dengan program legislasi yang telah
ditetapkan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jabar, di
mana Raperda Sanggabuana telah masuk dalam daftar Program Pembentukan Peraturan
Daerah (Propemperda) Perubahan tahun 2026.
"Dengan keberadaan holding BUMD ini, saya meyakini akan
terjadi perbaikan fundamental dalam struktur perekonomian Jawa Barat dan
membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat," tambahnya.
Sebagai informasi, PT Sanggabuana nantinya akan memegang kendali penuh dalam mengoordinasikan pengelolaan berbagai aset daerah serta melakukan analisis kelayakan investasi secara strategis dan terpusat di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat. Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menciptakan ekosistem bisnis daerah yang sehat, kompetitif, dan berdaya saing tinggi. (gud)


