![]() |
| Ketua DK3B Alamsyah Pradja berfoto bersama Tokoh Budayawan Betawi, Sarin Sarmadi alias Bang Ilok (tengah). |
Salah satu perwakilan etnis Betawi Melayu, Sarin Sarmadi atau akrab disapa Bang Ilok, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kebudayaan Orang Bekasi (KOASI), mengaku siap mengemban amanah sebagai anggota pengurus, khususnya di komisi sejarah.
"Tugas ini berat, tapi Insya Allah akan mudah apabila kami menerima saran dan kritik dari para tetua, sesepuh, dan senior yang sudah mumpuni di bidang ini," ujar Bang Ilok usai pelantikan.
Ia mengingatkan bahwa Kota Bekasi merupakan kota heterogen dengan 75 persen penduduknya adalah pendatang dan 25 persen lainnya penduduk asli Melayu Betawi. Menurutnya, budaya menjadi alat pemersatu bangsa di tengah keberagaman tersebut.
"Budaya adalah alat pemersatu bangsa. Dengan budaya, semua etnis duduk sama rata, sama rasa, tanpa ada kasta," tegasnya.
Bang Ilok juga menyampaikan harapannya agar Bekasi semakin berjaya dengan menjaga budaya, karena hal itu berarti menjaga persatuan, persaudaraan, dan kebhinekaan di kota tersebut.
Ia memberikan selamat kepada Ketua Dewan Kebudayaan Kota Bekasi yang baru, Alamsyah Praja, beserta seluruh pengurus lainnya. "Semoga langkah dan niat baik kita semua diridhoi oleh Yang Maha Kuasa," pungkasnya. (gud)


