![]() |
| Kondisi lalu lintas di gerbang tol Cikampek Utama pada musim libur kenaikan Yesus Kristus 2026. |
Prakata.com – Arus lalu lintas keluar wilayah Jabotabek pada periode H-1 hingga H+1 libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 (Rabu–Jumat, 13–15 Mei 2026) tercatat sebanyak 487.814 kendaraan. Angka itu merupakan kumulatif dari empat Gerbang Tol (GT) utama.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan
bahwa total volume lalu lintas yang keluar Jabotabek tersebut meningkat 11,29%
dibandingkan kondisi normal yang mencapai 438.342 kendaraan.
Keempat GT utama yang dimaksud adalah GT Cikampek Utama
(menuju Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju Bandung), GT Cikupa (menuju
Merak), dan GT Ciawi (menuju Puncak).
Distribusi lalu lintas keluar Jabotabek terbagi ke tiga
arah. Mayoritas sebanyak 222.472 kendaraan (45,6%) menuju arah Timur (Trans
Jawa dan Bandung), 139.229 kendaraan (28,5%) menuju arah Barat (Merak), dan
126.113 kendaraan (25,9%) menuju arah Selatan (Puncak).
Rinciannya, untuk arah Timur melalui GT Cikampek Utama
menuju Trans Jawa tercatat 106.187 kendaraan (naik 21,93% dari normal). Melalui
GT Kalihurip Utama menuju Bandung tercatat 116.285 kendaraan (naik 21,29% dari
normal). Total lalin ke arah Timur sebanyak 222.472 kendaraan atau naik 21,59%.
Sementara ke arah Barat melalui GT Cikupa menuju Merak
sebanyak 139.229 kendaraan, justru lebih rendah 6,59% dari lalin normal. Adapun
ke arah Selatan melalui GT Ciawi menuju Puncak sebanyak 126.113 kendaraan,
meningkat 18,61% dari normal.
Rivan menambahkan, pada H+1 (Jumat, 15 Mei 2026), lalu
lintas keluar Jabotabek masih terpantau lebih tinggi dibandingkan yang masuk.
Di Jalan Tol Jagorawi, kendaraan menuju Puncak melalui GT Ciawi mencapai 41
ribu kendaraan atau naik 4,39% dari normal.
"Jasa Marga terus memastikan kondisi jalan, kelancaran lalu lintas, serta kesiapan layanan operasi jalan tol Jasa Marga Group berjalan optimal, terutama di ruas jalan tol yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorit seperti Jagorawi menuju Puncak, serta Jakarta-Cikampek dan Cipularang menuju Trans Jawa dan Bandung," tutup Rivan. (rtm)


