| Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo meresmikan jembatan Dhira Brata. |
Pembangunan
jembatan perintis yang diinisiasi oleh Polri di wilayah Polda Sulawesi Tenggara
ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan
infrastruktur dasar, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan peningkatan
akses transportasi maupun kawasan dengan tingkat kerawanan tertentu.
Jembatan-jembatan
tersebut direncanakan akan melayani lebih dari 1.200 Kepala Keluarga (KK) atau
setara dengan ribuan jiwa, sekaligus menghubungkan lebih dari sembilan desa di
wilayah Kolaka dan Kolaka Timur.
Proyek
pembangunan dilakukan melalui kerja sama antara Polri dan masyarakat dengan
mengusung semangat gotong royong, serta didukung oleh konsultasi konstruksi
profesional guna menjamin keamanan dan keberlanjutan infrastruktur.
"Pembangunan ini adalah bukti nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah-tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa akses masyarakat tidak lagi terhambat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah," ujar Wakapolri.
Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan jembatan perintis ini
sejalan dengan arahan Presiden dalam membangun infrastruktur yang adaptif
terhadap kondisi geografis Indonesia.
“Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki karakter geografis yang penuh potensi sekaligus risiko bencana. Oleh karena itu, kita harus membangun infrastruktur yang tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah,” pungkasnya. (Rtm)

