Reses di Jakasampurna, Fendaby PKS Serap Aspirasi Infrastruktur hingga UMKM - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Reses di Jakasampurna, Fendaby PKS Serap Aspirasi Infrastruktur hingga UMKM

Anggota DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, dalam agenda reses pertama tahun 2026.
Prakata.com – Anggota DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, menyerap berbagai aspirasi warga dalam kegiatan reses atau jaring aspirasi masyarakat di Jakasampurna, Bekasi Barat, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendengar langsung kebutuhan warga yang nantinya akan diperjuangkan dalam kebijakan anggaran daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyerap setidaknya tiga poin utama, yang memang menjadi sorotan warga. Pertama, persoalan infrastruktur, di mana warga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan dan drainase yang membutuhkan perhatian serius. 

Kedua, di sektor kesehatan, masyarakat menyoroti pentingnya optimalisasi program Universal Health Coverage (UHC) Kota Bekasi agar pelayanan bagi warga tidak mampu semakin mudah diakses.

"Ketiga, warga juga meminta adanya pelatihan-pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing produk lokal," ungkap wakil rakyat yang juga Ketua DPD PKS Kota Bekasi ini.

Dalam menjalankan fungsi resesnya, Fendaby berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bekasi Tahun 2027. Ia memastikan bahwa aspirasi yang masuk akan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah yang tertuang dalam dokumen "5 Fokus Belanja Daerah Kota Bekasi Tahun 2027".

“Aspirasi warga ini sejalan dengan fokus pembangunan kota. Infrastruktur pendukung perekonomian, peningkatan mutu kesehatan, serta peningkatan SDM ekonomi kreatif dan digital adalah bagian dari prioritas kita. Saya akan memastikan usulan seperti perbaikan jalan, penguatan UHC, dan pelatihan UMKM masuk dalam perencanaan RKPD agar dapat direalisasikan,” jelas Fendaby.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara kebutuhan warga dan perencanaan daerah sangat penting agar pembangunan dapat dilakukan dengan tepat sasaran. “Kita ingin pembangunan di Bekasi tidak hanya terencana, tapi juga menjawab kebutuhan riil masyarakat,” tutupnya. (Gud)