tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Target Turunkan Stunting, Muhadjir Effendy Datangi Posyandu Villa Taman Kartini

Menko PMK Muhadjir Effendy saat berada di Posyandu Villa Taman Kartini, Senin (3/6/2024).
Prakata.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy membuka pengukuran intervensi serentak pencegahan stunting secara nasional di Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (3/6/2024).

Dalam agenda pencegahan stunting tersebut Muhadjir menyambangi Posyandu Villa Taman Kartini RW 23 Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Ia bersama Wamenkes Dante Saksono, dan stakeholder terkait dati Provinsi Jawa Barat dan Kota Bekasi.

"Hari ini adalah hari pertama pencanangan penimbangan dan pengukuran serempak secara nasional untuk melakukan regulasi data terhadap survei SKI (Survei Kesehatan Indonesia)," ucap Muhadjir Effendy di lokasi acara.

Kegiatan tersebut rencananya akan diberlangsungkan selama satu bulan lamanya. Dalam pencegahan stunting pemerintah mengukur berat dan tinggi badan balita. Secara nasional berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) angka stunting berada di angka 14 persen.

Muhadjir mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengukurasi data melalui Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM). 

Bulan ini seluruh Indonesia seluruh Kader Posyandu, Kader Pendamping Keluarga dan seluruh Jajaran Perangkat Desa, Kecamatan hingga Tingkat Provinsi maupun Kota bergerak untuk melakukan kegiatan pengukuran penimbangan. Selain itu juga mengawasi, memantau dan memastikan bahwa semua dilakukan dengan benar. 

"Kita harapkan akan mendapatkan data yang lebih valid, lebih akurat, karena ini tidak hanya survei. Tetapi langsung sensus dan kemudian akan kita jadikan data pertimbangan untuk membuat langkah selanjutnya. Karena apa? Sesuai arahan pak presiden target penurunan angka stunting sampai pada tahun 2024 ini adalah dibawah 14 persen," jelasnya.

Apabila proses penimbangan ini berjalan sukses, lanjutnya, maka akan menjadi dasar Pemerintah untuk membuat langkah-langkah berikutnya.

"Karena stunting ini merupakan persoalan yang sangat mendesak dan mendasar, kalau kita ingin betul-betul tahun 2045 melahirkan generasi generasi sehat, cerdas, kuat dan mulia," kata Muhadjir. (Gud)

Ikuti Berita Terbaru di Google News & WA Channel