![]() |
| Kp. Markan Bershalawat. |
Pimpinan Majlis Sholawat wa Mudzakaroh Kampung Markan, Ustadz Ahmad Tirtana, menegaskan pentingnya menjadikan Rasulullah sebagai teladan dan sunnah-sunnahnya sebagai kebiasaan sehari-hari.
“Marilah kita jadikan Nabi Muhammad sebagai idola kita dan jadikan Sunnah-sunnahnya sebagai rutinitas kita,” katanya, dalam agenda yang digelar pada Sabtu (19/10/2026) malam.
Dalam acara tersebut, Ketua RT 08 Bapak Boin menyampaikan harapan agar perkumpulan ini menjadi sebab terjalinnya silaturahmi, saling mendoakan, serta bermunajat kepada Allah agar Kampung Markan menjadi kampung yang berkah dan dijauhkan dari bala musibah. Ia juga mendukung kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahun.
Sambutan dari pihak pemerintah mewakili Wali Kota Bekasi disampaikan oleh Warsim Suryana. Ia memohon maaf atas ketidakhadiran Wali Kota Bekasi, mendukung penuh acara tersebut, serta membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan keluhan langsung kepada Wali Kota. Ia juga meminta doa untuk Kota Bekasi.
Penceramah pertama, Ustadz Sulaiman, menyampaikan materi tentang bagaimana meneladani Rasulullah dalam keluarga, lingkungan, dan kehidupan sehari-hari. Penceramah inti, KH Ilhya Ulumuddin (Kyai Jakatingkir), menasihatkan agar umat menjadikan Al-Qur’an sebagai sebaik-baik amalan yang selalu dibaca, menjaga diri dan keluarga dari fitnah, adu domba, serta perpecahan, dan menjadi anak yang menjadi ladang jariyah bagi orang tua serta berguna bagi agama, bangsa, dan negara. Acara ditutup dengan doa oleh KH Ilhya Ulumuddin.
Kegiatan itu juga didukung tokoh setempat, seperti Paguyuban Kampung Markan Bapak Manin Wijaya, serta Paguyuban Pencak Silat PPS Mustika Lodaya Putih Indonesia yang diketuai Cang Jamaludin, didampingi Wakil Ketua Cang Yono beserta jajaran.
Dalam penutupnya, Ustadz Ahmad Tirtana mengajak warga menjadikan sisa umur untuk selalu beribadah dan menyebarkan kebaikan.
“Ingat kita semua akan mati dan kelak kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah atas apa yang sudah kita perbuat waktu hidup di dunia. Maka marilah dalam kesempatan yang mulia ini kita introspeksi diri,” katanya.
Ia juga berharap perkumpulan tersebut menjadi saksi di hadapan Rasulullah di hari kiamat.
“Semoga perkumpulan ini kelak akan menjadi saksi di hadapan Rasulullah di hari kiamat. Marilah kita angkat kedua tangan kita, kita bermunajat kepada Allah agar Kampung Markan dijadikan kampung berkah, kampung yang selalu dijaga oleh Allah dari marabahaya, dan warganya dijadikan warga yang rukun dan warga yang saleh salehah,” pungkas Ustadz Ahmad Tirtana. (Gud)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


