![]() |
| Foto bersama tim cabor tinju Pertina Kota Bekasi, usai pelepasan atlet di stadion Bang Yan, Minggu (25/10/2026). |
Ketua Harian Pertina Kota Bekasi Agustinus Prakoso menyatakan, pihaknya tetap optimistis meski harus memaksimalkan sumber daya yang ada. Menurutnya, 24 kelas pertandingan menjadi peluang bagi para petinju Kota Bekasi untuk meraih medali.
Jumlah itu dinilai membuka ruang persaingan lebih luas sekaligus menuntut kesiapan teknis dan strategi yang lebih matang.
Untuk mendukung persiapan, Pertina Kota Bekasi telah mengirim atlet ke sejumlah kompetisi sebelum Porprov, antara lain turnamen terbuka dan Piala Gubernur. Ajang tersebut digunakan sebagai bahan evaluasi serta untuk memperkuat mental dan pengalaman bertanding.
Agustinus menegaskan, target pembinaan tidak berhenti pada medali tingkat provinsi. Pertina Kota Bekasi juga ingin melahirkan petinju yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Target kita 10 emas, dan ada atlet nasional muncul dari Kota Bekasi. Bukan hanya juara provinsi, tetapi juara nasional nantinya,” ungkapnya, saat ditemui di GOR Bang Yan, Minggu (25/10/2026).
Di lokasi yang sama, Pengurus Pertina Kota Bekasi Wira M Gea mengatakan persiapan atlet telah masuk tahap pematangan. Ia mengakui masih ada kendala keuangan di lingkungan KONI, tetapi proses persiapan tetap berjalan berkat dukungan dan kekompakan pengurus.
“Seratus persen mereka sudah siap untuk menuju laga yang lebih besar ini,” ujar Wira penuh optimis.
Menurut Wira, program latihan telah disusun jauh sebelum Porprov. Pada tahap akhir, fokus diarahkan pada penyempurnaan kondisi fisik, refleks, pengalaman bertanding, serta kesiapan menghadapi tekanan kompetisi. Sejumlah atlet putri juga mengikuti Kejuaraan Nasional sebagai upaya menambah jam terbang dan mengukur kemampuan.
Dalam konteks target Kota Bekasi menuju 200 medali emas, dukungan anggaran dan pembinaan berkelanjutan tetap menjadi perhatian. Janji bonus Rp200 juta bagi peraih emas nomor perorangan disebut menjadi apresiasi, tetapi kebutuhan atlet selama persiapan dinilai tidak kalah penting.
Pertina Kota Bekasi pun menekankan bahwa semangat bertanding perlu ditopang perencanaan, pengelolaan anggaran, dan dukungan teknis yang memadai agar target medali emas dapat direalisasikan. (gud)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


