‎Pendataan Perlinsos Digital Kota Bekasi Tembus 47 Ribu KK, Naik Tiga Kali Lipat - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

‎Pendataan Perlinsos Digital Kota Bekasi Tembus 47 Ribu KK, Naik Tiga Kali Lipat

‎Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Robert Siagian, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/10/2026).
Prakata.com — Pemerintah Kota Bekasi mencatat capaian pendataan Perlinsos Digital terus meningkat. Hingga 25 Oktober 2026, sebanyak 47.873 kepala keluarga (KK) telah mendaftar melalui sistem tersebut, atau mencakup 5,74 persen dari total 833.714 KK se-Kota Bekasi. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan rekap per 18 Oktober 2026 yang baru mencapai 17.339 KK atau 2,08 persen.
‎
‎Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Robert Siagian, menyatakan peningkatan partisipasi warga dan agen di lapangan menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendataan sosial ekonomi yang akurat.
‎
‎"Dalam sepekan terakhir, jumlah KK yang mendaftar naik hampir tiga kali lipat, dari 17.339 menjadi 47.873 KK. Ini bukti bahwa sosialisasi yang kami lakukan bersama para agen dan petugas kelurahan mulai dipahami warga," ujar Robert saat diwawancarai di ruangannya, Senin (26/10/2026).
‎
‎Dari total pendaftar terbaru, sebanyak 4.866 KK mendaftar secara mandiri, sedangkan 43.007 KK lainnya mendaftar melalui agen Perlinsos. Untuk Program BPNT, tercatat 45.880 KK mendaftar dengan rincian 20.771 KK berpotensi layak, 25.031 KK tidak layak, dan 78 KK masih dalam proses verifikasi sistem. Sementara itu, Program PKH diikuti 44.241 KK, terdiri atas 18.071 KK potensi layak, 26.094 KK tidak layak, dan 76 KK dalam proses verifikasi.
‎
‎Jumlah agen Perlinsos yang terdaftar kini mencapai 9.846 agen, dengan 3.084 di antaranya aktif membantu pendaftaran di lapangan. Kecamatan dengan pendaftar terbanyak adalah Bekasi Utara (6.531 KK), disusul Mustikajaya (4.907 KK), Rawalumbu (4.878 KK), Bantargebang (4.755 KK), dan Jatiasih (4.391 KK).
‎
‎Robert menegaskan pihaknya akan terus mendorong percepatan pendataan, terutama di wilayah dengan cakupan masih rendah, agar seluruh warga yang memenuhi kriteria dapat terdata dengan baik.
‎
‎"Kami mengimbau warga yang membutuhkan dan memenuhi kriteria untuk mendaftar secara mandiri melalui Portal Perlinsos atau menghubungi Agen Perlinsos serta petugas di kantor kelurahan dan kecamatan setempat dengan membawa dokumen kependudukan yang sah. Pendataan ini penting agar bantuan sosial tepat sasaran," pungkasnya. (gud)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel