Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi bersama Kombas Gelar Workshop Membatik Tulis dan Cap - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi bersama Kombas Gelar Workshop Membatik Tulis dan Cap

Kegiatan workshop membatik tulis dan cap oleh DK3B bersama Kombas, Minggu (4/10/2026).
Prakata.com – Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi (DK3B) bersama Komunitas Batik Bekasi (Kombas) menyelenggarakan "Workshop Membatik Tulis dan Cap". Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (4/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Acara tersebut diselenggarakan bertempat di Sekretariat Bekasi Utara, Jl. Mukhtar Tabrani, Bidang Ekraf DK3B Kota Bekasi. Workshop ini dirancang untuk memperkenalkan serta melestarikan seni membatik kepada masyarakat luas, khususnya warga Kota Bekasi.

Ketua DK3B, Alamsyah Pradja, yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam mengembangkan dan melestarikan warisan budaya, khususnya batik.

"Kami dari DK3B sangat mendukung penuh kegiatan ini. Batik bukan sekadar kain, tetapi identitas dan warisan budaya bangsa yang harus terus kita jaga dan kembangkan. Melalui workshop ini, kami berharap masyarakat Kota Bekasi, khususnya generasi muda, dapat lebih mengenal dan memiliki keterampilan dasar dalam membatik," ujar Alamsyah Pradja.

Sementara itu, Ketua Kombas sekaligus Ketua Bidang Ekraf DK3B, Barito Hakim Putra, yang juga didapuk sebagai pemateri dalam workshop tersebut, menjelaskan mengenai fokus materi yang akan disampaikan.

"Dalam workshop ini, peserta diajarkan dua teknik dasar membatik, yaitu batik tulis dan batik cap. Kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada peserta, mulai dari mengenal alat dan bahan, proses pembuatan motif, hingga tahap pewarnaan. Ini juga menjadi langkah nyata kami dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif (Ekraf) di Kota Bekasi," jelas Barito.

DK3B berharap melalui workshop ini, lahir pengrajin-pengrajin batik baru dari Kota Bekasi yang dapat bersaing di industri kreatif. Sehingga ke depan kesenian Batik Bekasi terus berkembang dan mampu bersaing dengan kesenian Wastra lain di Nusantara. Bahkan dengan batik maka tingkat perekonomian para pengrajin juga lebih meningkat. (gud)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel