![]() |
| Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi bagi-bagi makanan dan masker dalam kegiatan Selasa Ceria. |
Kegiatan berbagi kali ini memiliki warna berbeda dari biasanya. Pasalnya, pelaksanaan Selasa Ceria disesuaikan dengan situasi darurat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih menyemburkan material vulkanik. Sebaran abu tipis terpantau mulai menjangkau kawasan Jakarta dan sekitarnya, termasuk sebagian wilayah Bekasi yang turut merasakan dampaknya.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bekasi tidak hanya menyediakan santapan gratis. Setiap warga yang menerima makanan juga diberikan masker pelindung secara cuma-cuma. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap risiko kesehatan masyarakat, mengingat partikel abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan saat beraktivitas di ruang terbuka.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjelaskan bahwa pembagian masker merupakan respons cepat pemkot terhadap situasi yang tengah dihadapi. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk hadir dan melindungi warganya, khususnya di tengah ancaman gangguan kesehatan akibat fenomena alam yang tidak terduga.
"Kami ingin Selasa Ceria tidak sekadar menjadi ajang berbagi makanan. Lebih dari itu, ini adalah wujud kehadiran pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat. Saat ini, kami menambahkan masker agar warga merasa lebih aman dan terlindungi dari paparan abu vulkanik saat berada di luar rumah," ungkap Tri di sela-sela pembagian.
Orang nomor satu di Kota Bekasi itu juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan dan tidak panik. Ia mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan serta memantau informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait. Bagi warga yang harus beraktivitas di luar gedung, ia menyarankan untuk selalu memperhatikan kondisi udara sekitar dan tidak ragu menggunakan masker demi keselamatan bersama.
"Semoga kesehatan dan keselamatan selalu menyertai kita semua. Kita doakan bersama agar aktivitas Gunung Anak Krakatau segera mereda, kondisi pulih normal, dan warga bisa kembali beraktivitas tanpa hambatan," tuturnya penuh harap.
Fenomena sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau memang telah menjadi perhatian serius lintas daerah. Berbagai instansi terkait terus mengupayakan langkah-langkah antisipasi guna menekan risiko yang mungkin timbul bagi keselamatan publik.
Dengan adanya Selasa Ceria yang dirangkai dengan pembagian masker, Pemkot Bekasi berharap aksi sederhana ini mampu memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian dan perlindungan terhadap masyarakat adalah prioritas utama di tengah situasi darurat seperti saat ini. (gud)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


