‎Siap Jadi Barista & Editor, 20 Warga Pasar Rebo Ikuti Pelatihan Gratis Berstandar Nasional - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

‎Siap Jadi Barista & Editor, 20 Warga Pasar Rebo Ikuti Pelatihan Gratis Berstandar Nasional

Pelatihan barista dalam program Mobile Training Unit (MTU) yang digelar oleh Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur
Prakata.com – Sebanyak 20 warga dari lima kelurahan di Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, resmi menjadi peserta pelatihan keterampilan Mobile Training Unit (MTU) yang digelar oleh Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur. Pelatihan yang berlangsung di halaman kantor Kecamatan Pasar Rebo ini mengusung dua kejuruan andalan, yakni barista dan video editor, sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan persaingan industri kreatif.
‎
‎Kegiatan yang menggunakan metode jemput bola atau MTU ini akan berlangsung mulai 20 Juli hingga 14 Agustus mendatang. Program ini merupakan tindak lanjut dari usulan warga yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), yang menunjukkan responsif pemerintah terhadap kebutuhan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di tingkat akar rumput.
‎
‎Keistimewaan program ini terletak pada jaminan sertifikasi yang akan diperoleh peserta. Kepala PPKD Jakarta Timur, Teguh Hendarwan, menegaskan bahwa setiap peserta yang menyelesaikan pelatihan berhak atas dua sertifikat sekaligus.
‎
‎“Peserta nantinya akan mendapatkan dua sertifikat sekaligus. Dari PPKD dan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi),” ujar Teguh saat ditemui di lokasi, Selasa (4/8/2026).
‎
‎Namun, untuk mendapatkan sertifikat berstandar nasional dari BNSP, para peserta harus menjalani uji kompetensi yang dijadwalkan pada 18 Agustus mendatang. Sertifikasi ini menjadi nilai jual utama, karena menjadi pengakuan resmi atas kemampuan yang dimiliki, baik untuk melamar kerja di perusahaan ternama maupun sebagai modal memulai usaha mandiri.
‎
‎“Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing lulusan. Dengan sertifikat BNSP, mereka memiliki pengakuan kompetensi yang diakui secara nasional dan mampu membuka peluang kerja yang lebih luas,” tambah Teguh.
‎
‎Camat Pasar Rebo, Mujiono, menjelaskan bahwa peserta yang terpilih berasal dari lima kelurahan di wilayahnya, yaitu Kelurahan Pekayon, Kalisari, Cijantung, Baru, dan Kelurahan Gedong. Masing-masing kelurahan mengirimkan empat warga terbaiknya untuk mengikuti pelatihan ini.
‎
‎“Jadi, masing-masing kelurahan ada empat orang yang ikut pelatihan ini,” jelasnya.
‎
‎Salah satu peserta, Anisa Maharani Putri, mengungkapkan kegembiraannya bisa bergabung dalam pelatihan barista. Baginya, ini adalah kesempatan emas untuk mewujudkan mimpi membuka kedai kopi sendiri.
‎
‎“Kebetulan saya suka kopi dan ingin memiliki usaha kedai kopi. Makanya ikut pelatihan Barista,” tandas Anisa dengan antusias. Ia mengetahui informasi tentang pelatihan MTU ini dari ketua RT yang membagikan info di grup WhatsApp.
‎
‎Melalui pelatihan ini, PPKD Jakarta Timur berharap dapat menekan angka pengangguran sekaligus menciptakan wirausaha baru di Jakarta Timur. Bekal keahlian praktis dipadu sertifikasi nasional diyakini akan membuat para lulusan lebih siap bersaing dan berkontribusi bagi perekonomian lokal. (rtm)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel