![]() |
| Foto bersama audiensi Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo dan Abang None Jaksel. |
Syafrin menyampaikan bahwa status juara di tingkat kota merupakan fondasi awal bagi para finalis untuk mengukir prestasi lebih tinggi pada pemilihan Abnon DKI Jakarta. Ia mengingatkan agar seluruh delegasi memperkuat mental, wawasan, dan keterampilan yang telah diasah selama masa karantina.
"Perwakilan Jakarta Selatan harus tampil optimal. Bekali diri dengan mental tangguh dan pengetahuan yang sudah didapat. Saya sangat yakin mereka mampu meraih hasil terbaik," ujar Syafrin di sela-sela acara, Rabu (12/8/2026).
Momen pemilihan Abnon tahun ini dinilai istimewa karena digelar bertepatan dengan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta. Oleh karena itu, lanjut Syafrin, para duta muda ini mengemban tugas besar untuk ikut mempromosikan program unggulan Jakarta Selatan, terutama dalam rangka menyambut satu abad lebih perjalanan kota Jakarta yang akan memasuki usia 500 tahun.
Salah satu misi strategis yang ditekankan adalah kolaborasi dengan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Selatan. Para Abnon diharapkan giat mengabadikan dan mempromosikan potensi ruang-ruang kreatif anyar, seperti kawasan Taman Bendera Pusaka, serta turut menyukseskan penataan wilayah dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), salah satunya di sentra Pasar Minggu.
"Abang None tidak boleh sekadar menunggu tugas. Mereka harus mampu mencetuskan inisiatif program kerja yang sifatnya kolaboratif, demi menggairahkan ekonomi kreatif dan menciptakan peluang kerja baru," tegasnya.
Orang nomor satu di Jakarta Selatan itu juga menegaskan bahwa ajang Abnon bukan semata kontes ketampanan atau kecantikan. Lebih dari itu, ajang ini menjadi wadah aktualisasi diri bagi generasi muda untuk menyelaraskan kapasitas intelektual dan latar belakang pendidikan mereka dengan visi pembangunan kota.
"Abnon adalah ajang untuk menguji kemampuan mengekspresikan diri dan mengimplementasikan ilmu secara nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar penilaian fisik," beber Syafrin.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemasaran dan Atraksi Sudin Parekraf Jakarta Selatan, Anita, memastikan bahwa pihaknya telah siap merancang program kerja bagi Abnon Jakarta Selatan 2026 yang akan berlangsung selama satu tahun ke depan. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, para finalis tengah menjalani serangkaian pembekalan intensif sebagai persiapan menuju pemilihan tingkat provinsi.
"Konsep program kerja akan kita susun bersama-sama. Kami pun memohon dukungan dan doa agar tiga besar Abang dan None yang akan bertarung di tingkat Provinsi DKI Jakarta dapat membawa pulang hasil terbaik untuk Jakarta Selatan," pungkas Anita. (rtm)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


