![]() |
| Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi. |
Dalam rencana ambisius tersebut, Stadion Patriot dirancang
untuk menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus hiburan yang
mampu menggeliatkan denyut perekonomian Kota Bekasi. Tri Adhianto menilai,
selama ini pemanfaatan stadion masih sangat terbatas dan hanya hidup saat ada
laga besar, sehingga diperlukan terobosan agar aset publik ini dapat memberikan
dampak berkelanjutan.
"Sudah saatnya kita mengubah paradigma lama. Stadion
seharusnya tidak hanya ramai ketika ada pertandingan, tetapi bisa dimaksimalkan
menjadi ruang produktif sepanjang waktu. Karena itu, kami sedang menjajaki
kerja sama dengan mitra profesional berpengalaman dalam mengelola venue
internasional, agar agenda kegiatan di Stadion Patriot bisa berlangsung setiap
hari sepanjang tahun," ujar Tri Adhianto di sela-sela pernyataannya, Kamis
(16/7/2026).
Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Bekasi itu memaparkan,
pihaknya menargetkan Stadion Patriot mampu menjadi tuan rumah beragam event
bergengsi, mulai dari konser musisi dunia, festival budaya, pameran skala
nasional, hingga turnamen olahraga internasional. Dengan kapasitas yang
mumpuni, ia optimistis stadion ini bisa menjadi destinasi favorit yang
mendatangkan kerumunan pengunjung dari berbagai daerah.
"Bayangkan ketika ribuan orang datang ke satu event,
maka efeknya luar biasa. Hotel-hotel penuh, restoran kebanjiran pelanggan, UMKM
bergeliat, sektor transportasi ikut bergerak, dan perekonomian Kota Bekasi
pasti terangkat. Bagi kami, olahraga bukan sekadar ajang prestasi, tetapi juga
sebuah industri yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan taraf
hidup warga," terangnya.
Lebih lanjut, Tri Adhianto menjelaskan bahwa Stadion Patriot
akan menjadi poros utama pengembangan kawasan sport city yang terhubung
dengan fasilitas olahraga lain seperti GOR Bang Yan dan berbagai venue
internasional di sekitarnya. Ekosistem ini diharapkan mampu menarik lebih
banyak event dunia, sekaligus memperkuat posisi Kota Bekasi sebagai destinasi
utama bagi penyelenggaraan kejuaraan olahraga dan kegiatan berskala global.
Baginya, proyek pengembangan stadion dan kawasan sport
city merupakan warisan jangka panjang yang ingin ditinggalkan bagi generasi
mendatang. Ia menekankan bahwa tolok ukur keberhasilan seorang pemimpin
bukanlah sekadar jumlah proyek fisik, melainkan sejauh mana manfaatnya
dirasakan langsung oleh masyarakat dalam keseharian mereka.
"Saya ingin Bekasi dikenal sebagai kota yang pandai menyulap tantangan menjadi peluang. Sampah kita ubah menjadi energi, stadion kita pacu sebagai penggerak sport tourism, transportasi kita jadikan daya tarik investasi, ruang publik kita sulap menjadi pusat ekonomi kreatif. Semua pembangunan ini pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas hidup warga. Apa yang kita bangun sekarang adalah fondasi untuk Kota Bekasi 20 hingga 30 tahun ke depan," pungkas Tri Adhianto dengan penuh optimisme. (ads)


