Ribuan Kader Dasa Wisma Digerakkan Wujudkan Jakarta Selatan Bersih dan Berdaya - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Ribuan Kader Dasa Wisma Digerakkan Wujudkan Jakarta Selatan Bersih dan Berdaya

Pemilahan sampah oleh Kader Dasa Wisma Jakarta Selatan.
Prakata.com – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan resmi mengerahkan 16.530 kader Dasa Wisma guna mengajak seluruh lapisan masyarakat agar aktif memilah sampah rumah tangga. Langkah ini merupakan bagian dari upaya nyata menyukseskan Gerakan Jaga Jakarta Pilah Sampah yang tengah digencarkan.

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, menekankan bahwa posisi kader Dasa Wisma sangat strategis lantaran mereka merupakan ujung tombak organisasi kemasyarakatan yang paling dekat dengan keluarga dan warga.

“Apabila masing-masing kader mampu membangkitkan semangat 10 hingga 20 kepala keluarga binaannya, maka dampak besar terhadap lingkungan bisa terwujud dengan cepat dan signifikan,” ujar Syafrin di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, para kader tidak hanya dituntut menjadi penggerak, tetapi juga harus memberi teladan nyata dengan membiasakan diri memilah sampah organik, anorganik, hingga limbah yang masih memiliki nilai jual. Menurutnya, kebiasaan baik ini perlu ditularkan ke setiap rumah tangga binaan agar pemilahan dilakukan langsung dari sumbernya.

Lebih jauh, Syafrin mengimbau masyarakat untuk menyalurkan sampah bernilai ekonomi ke bank sampah atau program pengelolaan limbah yang sudah tersedia di lingkungan masing-masing.

“Intinya, kami ingin pengelolaan sampah tidak hanya berhenti pada kebersihan, tetapi juga menjadi sarana penguatan ekonomi keluarga, terutama bagi kaum perempuan, agar mereka makin mandiri, produktif, dan berdaya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan, Rizky Hamid, menuturkan bahwa peningkatan kapasitas para kader Dasa Wisma merupakan langkah strategis dalam mengubah perilaku masyarakat agar terbiasa memilah sampah dari rumah.

“Kami berharap pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi ini turut meningkatkan ketahanan serta kesejahteraan keluarga,” ucap Rizky.

Ia menambahkan, seluruh 16.530 kader Dasa Wisma se-Jakarta Selatan telah diberikan edukasi menyeluruh terkait Gerakan Pilah Sampah. Salah satu contoh keberhasilan yang diangkat adalah Yuliana Sri Hartati, kader Dasa Wisma dari Kelompok Kranji 2 dan 3, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa. Melalui Program Kolaborasi Masyarakat Pilah Oper Kemasan (KOMPAK), Yuliana dinilai berhasil menginspirasi warga untuk memilah sampah secara mandiri.

“Program ini berjalan dengan pendampingan dari tim desainer CoLab Rethinking Waste yang berasal dari Indonesia dan Belanda. Ini bukti nyata kolaborasi lintas negara yang mampu memberdayakan masyarakat dari akar,” beber Rizky.

Rizky berharap, keterlibatan aktif kader Dasa Wisma dapat mendorong peningkatan jumlah keluarga yang menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan sehari-hari, sekaligus mengembangkan model pengelolaan limbah yang memberi nilai tambah ekonomi.

“Kami ingin memperkokoh peran Dasa Wisma sebagai motor penggerak masyarakat, demi mewujudkan Jakarta Selatan yang bersih, sehat, berdaya, dan sejalan dengan semangat Gerakan Jaga Jakarta,” tandasnya. (rtm)