Gilang Dorong Pembangunan Puskesmas di Jakasampurna, Targetkan 2027 Mulai Konstruksi - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Gilang Dorong Pembangunan Puskesmas di Jakasampurna, Targetkan 2027 Mulai Konstruksi

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad, saat menjaring aspirasi dari warga Kelurahan Jakasampurna, Selasa (7/7/2026).
Prakata.com – Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad, kembali mengingatkan Pemerintah Kota Bekasi agar segera merealisasikan rencana pembangunan Puskesmas di Kelurahan Jakasampurna. Gilang menilai bahwa keberadaan fasilitas kesehatan primer di kawasan tersebut sudah menjadi kebutuhan mendesak lantaran warga selama ini harus menempuh perjalanan relativ jauh hanya untuk memperoleh pelayanan medis dasar.

Menurut politisi yang juga aktif menyerap aspirasi warga itu, hadirnya Puskesmas di Jakasampurna akan memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi waktu sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya biaya transportasi yang kerap dikeluhkan oleh warga setempat.

"Dalam setiap kegiatan reses, saya selalu menyampaikan usulan agar dialokasikan anggaran pengadaan lahan untuk Puskesmas. Apabila pembelian tanah tidak memungkinkan, opsi pinjam pakai aset negara—seperti lahan milik PJT atau instansi pemerintah lainnya yang berada di lokasi strategis, bisa menjadi solusi alternatif," terang Gilang kepada wartawan pada Selasa (7/7/2026).

Gilang menjelaskan bahwa saat ini Puskesmas terdekat dari Jakasampurna berada di wilayah Bekasi Selatan, sehingga jarak tempuh yang cukup panjang menyulitkan warga, terutama mereka yang membutuhkan layanan kesehatan rutin. Dia menekankan bahwa lokasi ideal untuk Puskesmas seharusnya berada di jantung kawasan permukiman agar akses masyarakat menjadi lebih mudah.

Berbagai opsi lokasi pun sudah diajukan, mulai dari tanah milik negara hingga area strategis di sekitar kawasan Kalimalang. Hanya saja, Gilang mengaku bahwa realisasi pembangunan masih menunggu hasil kajian teknis dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengenai kesesuaian luas lahan serta aspek kelayakan konstruksi.

"Kami terus mengawal agar kepastian lahan segera diperoleh. Nantinya, Dinas Kesehatan lah yang akan menilai apakah ukuran tanah tersebut memenuhi standar untuk pembangunan Puskesmas," tambahnya.

Selain persoalan layanan kesehatan, Gilang juga mengakui bahwa Jakasampurna masih menghadapi keterbatasan jumlah sekolah negeri, khususnya di jenjang SMP. Sekolah menengah pertama negeri terdekat saat ini hanya tersedia di kawasan perbatasan Kayuringin, sehingga akses pendidikan bagi sebagian anak-anak di wilayah itu juga masih menjadi tantangan tersendiri.

Meskipun demikian, Gilang menegaskan bahwa prioritas utama saat ini tetap pada pembangunan Puskesmas mengingat tingginya kebutuhan pelayanan kesehatan yang dirasakan oleh warga. Terlebih, kawasan Jakasampurna dihuni oleh banyak lansia dan pensiunan, terutama di lingkungan RW 9 dan RW 6A, yang sangat membutuhkan kemudahan akses ke fasilitas kesehatan.

Target yang dicanangkan oleh Gilang adalah proses penyiapan lahan rampung pada tahun 2026. Jika tidak ada hambatan berarti, tahap konstruksi fisik Puskesmas diharapkan bisa dimulai pada 2027, dengan target akhir realisasi paling lambat pada 2028.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa keluhan yang paling dominan disampaikan warga bukan hanya terkait jarak tempuh, tetapi juga biaya tambahan yang harus dikeluarkan untuk transportasi saat berobat.

"Harapan kami ke depan, masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya ekstra hanya untuk sekadar mengakses layanan Puskesmas. Dengan lokasi yang berada tepat di pemukiman, warga bisa menjangkaunya lebih cepat, mudah, dan tentu saja lebih hemat," tutup Gilang. (gud)