Membumikan Nilai Perjuangan, Semangat Bung Karno Menggema di Bekasi - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Membumikan Nilai Perjuangan, Semangat Bung Karno Menggema di Bekasi

Ahmad Faisyal Hermawan saat memberikan sambutan dalam acara membumikan nilai perjuangan Bung Karno.
Prakata.com – Gemuruh jiwa kepahlawanan dan nasionalisme Sang Proklamator terasa hangat di Plaza Patriot Chandrabaga, Sabtu malam (20/6/2026), saat DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi menggelar puncak peringatan Bulan Bung Karno melalui Soekarnofest 2026.
‎Dengan semangat "Membumikan Bung Karno di Kota Bekasi", festival ini tak sekadar menjadi ajang mengenang jasa pendiri bangsa, melainkan ajakan konkret bagi warga untuk menghidupi nilai-nilai luhur perjuangannya dalam keseharian.
‎Ketua Pelaksana Soekarnofest 2026, Ahmad Faisal Hermawan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh kader, panitia, komunitas, serta masyarakat yang bahu-membahu menyukseskan rangkaian acara Bulan Bung Karno tahun ini.
‎Baginya, Soekarnofest adalah ruang penting untuk menanamkan kembali jiwa patriotisme, terutama kepada generasi muda, agar warisan moral Bung Karno tak lekang oleh waktu.
‎"Kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kolaborasi semua pihak. Semoga semangat kepahlawanan Bung Karno terus bersemi dan membumi di Bumi Patriot ini," ujar Ahmad Faisal, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
‎Lebih lanjut, ia menekankan bahwa nilai gotong royong, cinta tanah air, dan keberpihakan pada rakyat yang diajarkan Bung Karno harus menjadi panduan nyata dalam kehidupan sosial maupun pembangunan daerah.
‎Tak hanya menjadi ruang kontemplasi atas pemikiran Sang Putra Sang Fajar, festival ini juga meriah dengan pagelaran seni dan budaya yang melibatkan pelbagai elemen kreatif, mulai dari seniman, musisi, pegiat teater, hingga penyair Kota Bekasi.
‎Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengingatkan bahwa peringatan Bulan Bung Karno tak boleh berhenti pada ritual tahunan semata.
‎"Kalau sekadar memperingati, biasanya upacara, hormat, lalu bubar. Tak ada perubahan, hanya seremoni. Tapi membumikan Bung Karno berarti menghidupi nilai-nilai perjuangannya sebagai pedoman hidup," tegas Tri dalam pidatonya.
‎Menurutnya, Bung Karno adalah teladan pemimpin yang teguh menghadapi badai penjajahan, perang, tekanan politik, namun tetap kokoh meletakkan tiang-tiang kemerdekaan Indonesia.
‎Tri pun menyoroti peran vital pemuda. Ia mengingatkan, Bung Karno mendirikan PNI di usia yang masih sangat muda, 26 tahun.
‎"Di umur segitu, Bung Karno sudah merancang fondasi bangsa. Maka anak-anak muda kini harus berani berkarya, memberi sumbangsih nyata untuk daerah dan negeri," pungkasnya.
‎Melalui Soekarnofest, DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi berharap semangat kebangsaan, kegotongroyongan, dan keberanian berjuang ala Bung Karno terus mengalir dalam denyut nadi masyarakat Bekasi, menjadi api yang tak pernah padam. (gud)