154 Petugas Diterjunkan Pastikan Hewan Kurban di Jakarta Selatan Sehat dan Layak Konsumsi - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

154 Petugas Diterjunkan Pastikan Hewan Kurban di Jakarta Selatan Sehat dan Layak Konsumsi

Penugasan para petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan.
Prakata.com – Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan telah memberangkatkan 154 orang petugas yang bertugas memeriksa kesehatan hewan serta daging kurban.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Ridho Sosro, menyampaikan bahwa para petugas ini akan ditempatkan di Tempat Penampungan Hewan Kurban (TPnHK) dan Tempat Pemotongan Hewan Kurban (TPHK) selama perayaan Iduladha hingga hari tasyrik. "Usai pelaksanaan sosialisasi hari ini, kami melepas petugas yang akan tersebar di sepuluh kecamatan se-Jakarta Selatan," ujarnya pada Jumat (22/5/2026).

Ridho menjelaskan bahwa pemeriksaan mencakup pengecekan kondisi hewan sebelum dipotong, atau yang dikenal dengan istilah ante mortem. Langkah ini penting guna mencegah penyembelihan hewan kurban yang sakit dan tidak layak dikonsumsi, terutama di tengah merebaknya berbagai penyakit hewan seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), serta antraks.

Lebih lanjut, petugas juga akan memeriksa daging dan jeroan hewan kurban sebelum dibagikan kepada masyarakat. "Kami pastikan bahwa daging dan jeroan kurban yang didistribusikan di wilayah Jakarta Selatan aman dan layak untuk dikonsumsi," tegasnya.

Ridho merinci komposisi 154 petugas tersebut, yakni 43 personel dari Dinas KPKP DKI Jakarta, 50 personel dari Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, 16 anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), 45 mahasiswa IPB University, serta 10 anggota Saka Taruna Bumi.

Di akhir pernyataannya, Ridho mengimbau seluruh petugas agar meningkatkan ketelitian dan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit yang berasal dari hewan kurban. "Seluruh petugas diharapkan mampu bekerja secara cermat dan waspada terhadap kemungkinan penyebaran penyakit dari hewan kurban," pungkasnya. (rtm)