![]() |
| Petugas PLN UP3 Cikarang intensif melakukan edukasi keselamatan kelistrikan kepada masyarakat. |
Langkah ini dilakukan melalui berbagai upaya sosialisasi yang semakin masif, mulai dari kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui kecamatan dan kelurahan, hingga pendekatan langsung secara door to door kepada pelanggan. PLN Cikarang memastikan informasi keselamatan listrik dapat dipahami secara luas oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko kecelakaan kelistrikan.
Manager PLN Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menyampaikan bahwa jaringan listrik merupakan infrastruktur vital yang harus dijaga bersama. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini masih ditemukan aktivitas pembangunan maupun renovasi rumah yang tidak memperhatikan jarak aman dengan jaringan listrik.
“Keselamatan ketenagalistrikan menjadi prioritas utama kami. Kami mengimbau masyarakat agar dalam setiap pembangunan atau renovasi rumah tetap memperhatikan jarak aman dari jaringan listrik. Hal ini penting untuk mencegah potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa,” ujar Wiedhyarno, Senin (13/4/2026).
Ia menambahkan, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas di sekitar jaringan listrik, seperti penggunaan alat konstruksi, pemasangan antena, hingga aktivitas lain yang berpotensi bersentuhan langsung dengan jaringan.
Selain itu, PLN Cikarang juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menanam pohon tinggi di bawah jaringan listrik, tidak menerbangkan layang-layang di sekitar jaringan, serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan sesuai standar.
“Melalui sosialisasi yang kami lakukan secara langsung ke lingkungan masyarakat, kami berharap kesadaran akan keselamatan listrik semakin meningkat. Jika terdapat potensi bahaya seperti bangunan yang terlalu dekat dengan jaringan atau pohon yang mendekati kabel listrik, segera laporkan kepada PLN agar dapat segera kami tindaklanjuti,” tambahnya.
Upaya ini turut mendapat dukungan dari jajaran kepolisian. Kepala Satuan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polres Metro Bekasi, Kompol Saiful Anwar, menyampaikan bahwa keselamatan di sekitar jaringan listrik merupakan tanggung jawab bersama.
“Kami mendukung langkah PLN dalam mengedukasi masyarakat. Jaringan listrik merupakan objek vital yang harus dijaga bersama, sehingga pemahaman masyarakat terhadap risiko kelistrikan sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” ungkapnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa PLN terus mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui edukasi yang berkelanjutan.
“Kami terus mengerahkan petugas untuk aktif melakukan sosialisasi keselamatan listrik kepada masyarakat, baik melalui pemerintah setempat maupun secara langsung. Dengan memahami dan mematuhi jarak aman jaringan listrik, serta segera melaporkan potensi bahaya, kita bersama dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman. Karena tidak ada yang lebih penting dari keselamatan jiwa manusia,” tutup Sugeng. (Gud)


