![]() |
| Peresmian SPKLU dengan daya terbesar se-Indonesia di Summarecon Mal Bekasi, Rabu (1/4/2026). |
Prakata.com – Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan daya terbesar di Indonesia resmi beroperasi di Summarecon Mal Bekasi, Jawa Barat. Fasilitas ini memiliki daya 2,7 megavolt (MV) yang terdiri dari 20 unit pengisian daya 24 kilowatt (KW).
General Manager UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyatakan bahwa SPKLU ini merupakan yang terbesar di Indonesia dengan pasokan listrik tanpa pemadaman (zero downtime).
"Ini daya terbesar di seluruh Indonesia, terbanyak di KM 229B (tol Jakarta-Cikampek). Di sini 2,7 megavolt, ada 20 x 24 KW. Selain terbesar, pasokan listrik ada zero downtime, tidak pernah padam. Di Jakarta itu Istana Negara, SCBD, Kuningan, dan sekarang di Summarecon Bekasi," ujar Sugeng, Rabu (1/4/2026).
Ia berharap kehadiran SPKLU ini dapat mengurangi antrean panjang kendaraan listrik yang selama ini terjadi di SPKLU Center PLN UP3 Bekasi, terutama untuk mobil taksi yang mengisi daya pada malam hari.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Bekasi, Firman Sodikin, menyebut peresmian ini sebagai momen bersejarah bagi wilayah Kota Bekasi. SPKLU yang diresmikan merupakan fasilitas ultra fast charging sebanyak 10 unit dengan daya 240 KW per unit.
"Hari ini adalah merupakan momen yang bersejarah ya di wilayah Kotamadya Bekasi, kita meresmikan SPKLU ultra fast charging dengan jumlah 10 unit dikali 240 KW di mana ke depannya akan dilakukan penambahan dari pihak Summarecon dan maupun dari pihak investor mesinnya. Alhamdulillah proses hari ini berjalan lancar," kata Firman.
Firman menambahkan bahwa SPKLU di Summarecon ini merupakan SPKLU signature pertama di wilayah Jawa Barat. Ke depan, pihaknya membuka peluang bagi investor dan pelaku bisnis untuk turut mengembangkan ekosistem kendaraan listrik guna mendukung program pemerintah.
Berdasarkan catatan PLN UP3 Bekasi, SPKLU Center di wilayah tersebut melayani sekitar 500 unit kendaraan per hari dengan operasional 24 jam. Antusiasme masyarakat yang tinggi mendorong harapan agar wilayah lain dapat mengembangkan ekosistem serupa sehingga kebutuhan pengguna kendaraan listrik di setiap daerah dapat terpenuhi. (Gud)


