Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari Resmi Buka Acara IMC, Serukan Mahasiswa Jadi Agen Perubahan - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari Resmi Buka Acara IMC, Serukan Mahasiswa Jadi Agen Perubahan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari (dua dari kanan) saat menghadiri acara puncak 18th Milangkala IMC.

Prakata.com – Suasana khidmat menyelimuti Gedung PKK Kabupaten Lebak pada Minggu (19/4/2026), saat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari, hadir dan secara resmi membuka kegiatan yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC).

Dalam pidatonya, dr. Juwita menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat serta dedikasi para mahasiswa anggota IMC. Ia menilai bahwa mahasiswa yang berasal dari wilayah Cilangkahan (Banten Selatan) menyimpan potensi besar untuk menjadi penggerak utama kemajuan daerah di masa mendatang.

"Mahasiswa bukan hanya kelompok terpelajar, melainkan juga agen perubahan yang memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi bagi daerah kelahirannya. Saya sangat bangga melihat antusiasme adik-adik IMC hari ini," ungkap dr. Juwita di hadapan para pengurus dan anggota IMC.

Politisi dari PDI Perjuangan itu juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara generasi muda intelektual dengan pemerintah daerah. Ia berharap kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi mampu melahirkan gagasan-gagasan yang kritis dan membangun, terutama dalam mengawal proses pembangunan di wilayah Lebak Selatan.

"DPRD Lebak selalu membuka ruang dialog dengan mahasiswa. Masukan dari teman-teman sangat kami perlukan sebagai alat kontrol sosial, agar kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat, khususnya di Cilangkahan," tambahnya.

Acara pembukaan tersebut juga dihadiri oleh Ketua PKK Kabupaten Lebak, Asda 3, Kepala Dinas Pertanian, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Bidang Pemuda, serta perwakilan dari Polres Lebak. Kehadiran dr. Juwita Wulandari di tengah-tengah mahasiswa dinilai sebagai bentuk dukungan nyata dari pihak legislatif terhadap elemen kritis di Cilangkahan. (adv)