Peningkatan Lalu Lintas di Gerbang Tol Jabodetabek dan Jabar Capai 5,3% - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Peningkatan Lalu Lintas di Gerbang Tol Jabodetabek dan Jabar Capai 5,3%

Lalulintas lebaran 2026 di ruas tol Jabodetabek dan Jawa Barat. Foto: Jasa Marga.
Prakata.com – Memasuki puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, volume lalu lintas kumulatif di ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat tercatat mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Data terhitung sejak H-10 hingga H Idulfitri (11-21 Maret 2026) menunjukkan tren peningkatan transaksi kendaraan, terutama menuju kawasan wisata dan pintu keluar utama.

Widiyatmiko Nursejati, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, mengungkapkan bahwa peningkatan tertinggi terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi 1 yang menjadi akses menuju kawasan Puncak, Bogor.

"Tercatat masih terjadi peningkatan volume lalu lintas transaksi menuju arah Puncak Bogor melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi 1. Tercatat sebanyak 395.580 kendaraan atau naik 5,30% dibandingkan lalu lintas transaksi periode yang sama tahun 2025 yaitu sebanyak 375.676 kendaraan," ujar Widiyatmiko dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (22/3/2026).

Secara kumulatif untuk wilayah Jabodetabek, volume lalu lintas yang meninggalkan Jakarta menuju Bandara Soekarno-Hatta, Merak, dan Puncak melalui tiga gerbang tol utama mencapai 1.600.660 kendaraan. Angka ini meningkat 3,27% dibandingkan tahun lalu yang tercatat 1.550.017 kendaraan. 

Rinciannya, GT Cengkareng menuju Bandara meningkat 3,14% menjadi 730.373 kendaraan, dan GT Cikupa menuju Merak naik 1,82% menjadi 474.707 kendaraan.

Sementara itu di wilayah Jawa Barat, total kendaraan menuju Bandung dan sekitarnya (Rancaekek, Garut) tercatat sebanyak 770.636 kendaraan, atau naik 1,69% dibanding tahun lalu.

Meskipun GT Pasteur menuju Kota Bandung mengalami penurunan 2,46% (349.934 kendaraan), lonjakan signifikan terjadi di GT Cileunyi. Gerbang tol yang menjadi akses menuju Rancaekek dan Garut ini mencatatkan 420.702 kendaraan, melonjak 5,43% dibanding periode yang sama tahun 2025.

Menghadapi potensi lonjakan arus balik, Jasa Marga memprediksi volume lalu lintas akan kembali meningkat pada H+1 dan H+2 Idulfitri seiring tingginya mobilitas masyarakat untuk bersilaturahmi maupun berwisata.

Untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan, Jasa Marga telah menyiapkan sejumlah titik rest area dengan fasilitas lengkap. Di ruas Jagorawi arah Puncak, tersedia rest area di KM 10, KM 35, dan KM 45, sedangkan arah sebaliknya (Jakarta) di KM 38 dan KM 21.

Bagi pengguna jalan menuju Bandung atau Rancaekek, dapat memanfaatkan rest area di KM 72, KM 88, dan KM 147, serta arah Jakarta di KM 149, KM 125, KM 97, KM 88, dan KM 72.

"Berbagai fasilitas dan layanan dapat dinikmati secara gratis seperti toilet, parkir, rumah ibadah. Pengguna jalan juga dapat membeli berbagai kebutuhan selama di perjalanan dan bekal untuk kampung halaman melalui berbagai tenant yang beragam, mulai dari makanan, buah tangan dan juga pakaian," pungkas Widiyatmiko. (Rtm)