Dorong Ekonomi Warga, Bazar Ramadan Cilandak Barat Gratiskan Lapak untuk 30 Jakpreneur - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Dorong Ekonomi Warga, Bazar Ramadan Cilandak Barat Gratiskan Lapak untuk 30 Jakpreneur

Bazar Ramadan bagi pelaku UMKM di Cilandak Barat.
Prakata.com – Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan program Jakpreneur mendapat kesempatan untuk memasarkan produknya di Bazar Ramadan yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Keistimewaan dari bazar ini adalah para pedagang tidak dipungut biaya sewa tempat.

Lurah Cilandak Barat, Syopwani, menyatakan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginan untuk memberikan ruang bagi UMKM agar roda perekonomian mereka terus berputar. Selain itu, keberadaan bazar ini juga mempermudah masyarakat sekitar dalam mendapatkan barang-barang berkualitas dengan harga yang bersahabat.

"Para pedagang sangat diuntungkan karena tidak ada biaya sewa. Ini jelas berdampak positif pada perputaran uang di lingkungan kita," tuturnya pada Rabu (4/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak Selasa (3/3/2026) hingga hari ini tidak hanya menampilkan produk UMKM seperti kuliner, busana, dan kerajinan, tetapi juga diramaikan oleh Pasar Murah yang digagas Pemerintah Kota Jakarta Selatan. Di pasar murah tersebut, warga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti daging, minyak goreng, dan beras dengan harga di bawah pasaran.

"Kami memilih lokasi ini karena dinilai strategis dan kondusif untuk acara seperti ini. Pasar murah ini adalah upaya pemerintah untuk meringankan beban belanja masyarakat," jelas Syopwani.

Melihat antusiasme warga yang luar biasa, Syopwani berharap agar penyelenggaraan bazar dan pasar murah ke depan bisa berlangsung lebih lama, minimal tiga hari. Pasalnya, banyak warga yang belum kebagian kesempatan membeli kebutuhan pokok murah, terutama menjelang Lebaran.

"Antusiasnya luar biasa, sayang sekali masih ada warga yang belum mendapat jatah. Semoga ke depan acara seperti ini bisa diperpanjang waktunya," harapnya.

Salah seorang pengunjung, Sulastri, mengaku sangat terbantu dengan adanya Pasar Murah ini. Ia berhasil membeli daging sapi seharga Rp105 ribu per kilogram, yang dinilainya jauh lebih murah daripada harga di pasaran.

"Alhamdulillah, dapat daging dengan harga miring. Lumayan buat stok Lebaran, rencananya mau dimasak rendang," pungkasnya. (Rtm)