![]() |
| Anggota DPRD Kota Bekasi Evi Mafriningsianti (tengah) dalam agenda reses di Jaka Setia. |
Prakata.com – Anggota DPRD Kota Bekasi sekaligus Ketua Fraksi PAN, Evi Mafriningsianti, mengawali tahun 2026 dengan menggelar kegiatan Reses I di RW 09, Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis (12/2/2026).
Dalam kunjungannya kali ini, Evi tidak hanya berdialog dengan konstituen, tetapi juga meresmikan secara simbolis dua hasil pokok pikiran (pokir) yang telah terealisasi, yakni pendopo sekretariat RW dan pagar lingkungan. Prosesi pemotongan pita menjadi tanda rampungnya pembangunan fasilitas tersebut.
Evi menyebut momen reses merupakan saat yang tepat untuk mendengar langsung keluhan warga sekaligus memastikan program berjalan sesuai harapan.
"Hari ini saya turun ke RW 09 Jaka Setia. Alhamdulillah, ada sedikit syukuran atas realisasi aspirasi yang sudah tuntas, yaitu pendopo dan pagar. Tadi kita lakukan potong pita bersama," ungkap Evi kepada wartawan.
Politisi PAN itu bersyukur karena usulan masyarakat dapat segera terwujud dan memberi manfaat nyata. Ia berjanji masih akan ada sejumlah aspirasi lain yang direalisasikan di lokasi yang sama pada masa mendatang.
“Semoga kehadiran saya bisa membawa berkah dan manfaat. Insyaallah, di tahun 2026 ini masih ada lagi program yang akan kami dorong untuk lingkungan sini,” tuturnya.
Secara umum, kata Evi, aspirasi yang diserap saat reses masih didominasi oleh sektor infrastruktur. Namun ia menegaskan, setiap usulan harus tetap sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi.
Ia menjelaskan, alokasi anggaran untuk 2027 nanti harus linier dengan prioritas pembangunan kota. Beberapa fokus utama yang menjadi perhatian meliputi infrastruktur, ekonomi kreatif dan digital, keamanan, pendidikan, serta kesehatan.
Evi berharap agar usulan masyarakat dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dapat seirama dengan program strategis pemerintah kota.
Meski demikian, ia mengakui bahwa kebutuhan dasar seperti perbaikan jalan, saluran air atau u-ditch, normalisasi Kali Baru, serta revitalisasi pasar masih menjadi prioritas utama warga.
“Sejauh ini, keluhan terbanyak masih soal infrastruktur. Mulai dari jalan rusak, drainase, Kali Baru, hingga penataan pasar. Itu semua sudah saya catat dan akan menjadi agenda prioritas di tahun 2027,” pungkasnya. (Gud)


