Trans Beken Tak Boleh Gagal, Komisi II DPRD Kota Bekasi Ingatkan Kegagalan Bus Patriot - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Trans Beken Tak Boleh Gagal, Komisi II DPRD Kota Bekasi Ingatkan Kegagalan Bus Patriot

Armada Bus Trans Bekasi Keren (Beken) yang sebentar lagi akan dilaunching.
Prakata.com – Menjelang peluncuran perdana Bus Trans Bekasi Keren (Beken), legislatif mengingatkan pemerintah kota agar jangan terlena euforia. Dewan menegaskan bayang-bayang kegagalan layanan transportasi massal masa lalu tidak boleh terulang.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary dari fraksi PKS, mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memiliki perencanaan operasional yang jauh lebih solid ketimbang pendahulunya, Trans Patriot. Peluncuran Trans Beken yang dijadwalkan Selasa (10/02/2026) di koridor Terminal Induk Bekasi - Harapan Indah harus didasari refleksi mendalam.

“Perlu kehati-hatian ekstra. Pengelolaan Bus Trans Patriot dulu, meski busnya hibah Kemenhub, ambruk karena perencanaan pengelolaan yang tidak matang,” tegas Latu, Minggu (8/2/2026).

Ia mengingatkan kisah suram Trans Patriot yang sempat mangkrak akibat buruknya manajemen operator, PT Mitra Patriot (PTMP). Kala itu, layanan sepi penumpang, perawatan terbengkalai, dan justru menimbulkan utang.

Refleksi dari "pengalaman pahit" itu, menurut Latu, harus menjadi fondasi utama sebelum 9 unit Trans Beken—dengan skema Buy The Service (BTS)—mulai beroperasi.

“Mulai dari perawatan hingga kualitas layanan, semua jangan sampai terabaikan lagi karena perencanaan yang setengah-setengah,” tegasnya.

Meski skema BTS berpotensi mendatangkan pemasukan dari tarif, Latu mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Bekasi juga mesti siap dengan kemungkinan penyuntikan subsidi APBD di kemudian hari untuk menopang operasional.

Trans Beken direncanakan dijalankan dengan 8 bus aktif dan 1 bus cadangan, yang akan melayani 44 halte.

“Intinya, pengalaman kelam Trans Patriot wajib jadi pelajaran berharga. Pengelolaan Trans Beken harus lebih baik,” pungkas Latu. (Gud)