![]() |
| Satpol PP Jakut Sita 637 Botol Miras dalam operasi yang digelar serentak di enam kecamatan. |
Prakata.com - Memasuki awal bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara bersama jajaran TNI dan Kepolisian menggelar operasi penertiban minuman keras (miras) serentak di enam kecamatan. Operasi skala besar yang berlangsung pada akhir pekan ini berhasil mengamankan ratusan botol minuman beralkohol dari berbagai merek.
Kepala Satpol PP
Jakarta Utara, Budhy Novian, mengungkapkan bahwa operasi ini digelar untuk
memastikan kekhusyukan ibadah umat Muslim selama Ramadan. Selain itu, langkah
ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang
Ketertiban Umum.
"Kami ingin
memastikan masyarakat Jakarta Utara dapat menjalankan ibadah puasa dengan
tenang. Penertiban ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga kondusivitas
wilayah," ujar Budhy saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).
Dalam operasi
tersebut, sebanyak 165 personel gabungan dikerahkan. Jumlah personel di setiap
kecamatan, jelas Budhy, disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kebutuhan di
lapangan. Ia juga mengapresiasi sinergi aparat dan warga yang selama ini
berjalan baik.
"Partisipasi
masyarakat sangat vital. Jika melihat aktivitas mencurigakan atau melanggar
aturan, segera laporkan. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama mewujudkan
lingkungan yang aman dan tertib," tambahnya.
Sementara itu,
Kepala Seksi Operasi Satpol PP Jakarta Utara, Aries Cahyadi, merinci bahwa
total barang bukti yang diamankan mencapai 637 botol miras. Ratusan botol
tersebut disita dari sejumlah warung dan tempat usaha di wilayah Jakarta Utara.
"Proses
penertiban kami lakukan secara persuasif dan humanis, sehingga situasi di
lapangan tetap aman dan terkendali," jelas Aries.
Seluruh barang
bukti saat ini telah dibawa ke Kantor Wali Kota Jakarta Utara untuk didata dan
dibuatkan berita acara. Menurut Aries, miras-miras tersebut akan diamankan
lebih lanjut sembari menunggu proses hukum dan putusan pengadilan terkait
pemusnahannya.
Tak hanya fokus
pada peredaran miras, pihaknya juga mengintensifkan operasi penyakit masyarakat
(Pekat). Operasi tersebut mencakup pencegahan tawuran, penertiban premanisme,
pengawasan ketat terhadap tempat hiburan malam, serta pemberantasan narkoba.
"Dengan
pengawasan yang diperketat selama Ramadan, kami optimistis situasi keamanan dan
ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta Utara akan tetap kondusif,"
tegas Aries. (Rtm)


