![]() |
| Nyimas Sakuntala Dewi (NSD). |
Prakata.com - Nyimas Sakuntala Dewi (NSD), aktivis senior alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), memberikan catatan kritis sekaligus apresiasi usai menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Bekasi periode 2025-2030.
Dalam pernyataannya, Nyimas mengawali dengan ucapan selamat kepada ketua terpilih, Saut Manullang, sekretaris, M. Galih, dan bendahara Rainal, yang diberi amanah memimpin IWO Kota Bekasi. Ia mengakui bahwa menyatukan visi seluruh pengurus bukanlah hal mudah.
"Tidak mudah untuk menyamakan isi kepala semua pengurus, tetapi jika semua dari awal didasari oleh transparansi dan niat yang kuat tentu bisa," kata Bunda Nyimas, sapaannya, kepada Prakata.com, Rabu (4/2/2026).
Mantan aktivis mahasiswa itu kemudian menyampaikan sejumlah poin penting yang ia anggap sebagai syarat dan kemampuan fundamental untuk menjadi jurnalis yang baik dan independen. Poin-poin tersebut, menurutnya, menjadi masukan bagi kepengurusan IWO yang baru.
Ia merincikan setidaknya sepuluh syarat utama, di antaranya: kemampuan menulis dan komunikasi yang baik, sikap skeptis untuk verifikasi fakta, disiplin, kejujuran, rasa empati, dedikasi tinggi, pemahaman etika jurnalistik, keberanian menyampaikan kebenaran, serta sikap independen tanpa dipengaruhi pihak lain.
Selain syarat karakter, NSD juga menekankan pentingnya kemampuan analisis kritis, riset, dan dokumentasi yang kuat sebagai penunjang kerja jurnalistik yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Di atas ini hanya masukan-masukan saja. Saya yakin dan percaya ke depan IWO akan lebih besar dan jaya," tutup perempuan yang dikenal selalu akrab dengan insan pers ini. (Gud)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


