![]() |
| Pertunjukkan wayang dalam "Mapag Ramadhan" oleh salah seorang murid dari Sanggar Wayang Ajen yang masih duduk di bangku sekolah Taman Kanak-kanak (TK). |
Prakata.com – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Sanggar Wayang Ajen menggelar acara Mapag Ramadhan di Sekretariat Sanggar yang berlokasi di Wismajaya, Kota Bekasi, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi simbol rasa syukur dan suka cita masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah.
Pendiri Sanggar Wayang Ajen, Wawan Gunawan, yang akrab disapa Ki Dalang Wawan Ajen, menyampaikan bahwa agenda Mapag Ramadhan merupakan rutinitas yang sengaja dihadirkan untuk menandakan antusiasme dalam menyambut datangnya bulan suci.
"Mapag dari bahasa Sunda dan Jawa juga ya yang berarti menyambut. Ini kami lakukan dengan penuh kegembiraan dan suka cita. Secara religius, kami juga ingin memposisikan agama sebagai tonggak yang kuat bagi anak-anak. Jadi tidak hanya melatih skill (berkesenian), tapi juga menanamkan ketaatan beribadah," ujar Ki Dalang Wawan Ajen di sela acara.
Kegiatan Mapag Ramadhan yang digelar tahun ini diisi dengan berbagai pertunjukan seni dan pembacaan doa bersama. Pihaknya berharap tradisi ini tidak hanya berhenti sebagai acara internal, tetapi juga bisa masuk dalam kalender event seni budaya di Kota Bekasi.
"Kami berharap Mapag Ramadhan bisa masuk dalam calendar of event seni budaya di Kota Bekasi. Sehingga, wisatawan dari dalam negeri dan mancanegara bisa tertarik datang ke Kota Bekasi untuk menyaksikan kekayaan budaya kita," harapnya.
Sanggar Wayang Ajen yang berdiri sejak tahun 2020 ini terus menunjukkan eksistensinya di dunia seni. Tidak hanya fokus pada pelatihan seni wayang, sanggar ini juga aktif mengembangkan seni tari hingga seni rupa. Kiprah Wayang Ajen bahkan telah menembus kancah internasional dengan mengisi berbagai acara seni di sejumlah negara seperti Perancis hingga Rusia. (Gud)


