![]() |
| Penumpang LRT Jakarta. |
Prakata.com – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, LRT Jakarta menerapkan kebijakan khusus untuk mendukung kenyamanan para pengguna jasa yang menjalankan ibadah puasa. Moda raya terpadu tersebut memberikan kelonggaran bagi penumpang untuk berbuka puasa selama berada dalam perjalanan.
Dalam ketentuan terbaru yang dirilis untuk Ramadan 2026, LRT Jakarta mempersilakan penumpang untuk menyantap hidangan pembatal puasa di dalam rangkaian kereta. Aktivitas berbuka diperbolehkan dalam rentang waktu sepuluh menit setelah berkumandangnya azan Magrib. Kebijakan ini diambil agar para musafir yang tengah menunaikan ibadah puasa tidak perlu menahan dahaga dan lapar hingga tiba di stasiun akhir tujuan.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta, Sheila Indira Maharshi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan panduan khusus terkait aktivitas buka puasa, baik di dalam kereta maupun di lingkungan stasiun. Pihak operator memastikan layanan transportasi tetap dioptimalkan selama bulan penuh berkah dengan mengedepankan aspek kenyamanan dan keselamatan.
"Para pelanggan diperbolehkan untuk berbuka dengan makanan atau minuman ringan. Namun, kami mengimbau agar penumpang menghindari makanan yang memiliki aroma tajam atau menyengat demi kenyamanan bersama," ujar Sheila di Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Lebih lanjut, Sheila menegaskan bahwa pemberian izin ini merupakan wujud nyata kepedulian LRT Jakarta terhadap keberagaman, serta implementasi toleransi antar sesama pengguna transportasi publik. "Aturan ini adalah bagian dari komitmen PT LRT Jakarta untuk menghadirkan layanan transportasi umum yang prima, ramah bagi semua kalangan, serta menjamin keamanan dan kenyamanan selama perjalanan," tegasnya.
Untuk diketahui, selama bulan Ramadan nanti, LRT Jakarta tetap mengoperasikan armadanya dengan jadwal reguler. Layanan berlangsung setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 23.00 WIB, dengan waktu tunggu antar kereta (headway) selama 10 menit. Guna menunjang ibadah para pelanggan, seluruh stasiun LRT Jakarta juga dilengkapi dengan fasilitas musala serta area ritel yang memudahkan penumpang untuk membeli takjil dan kebutuhan berbuka puasa lainnya. (Rtm)


