Komisi III DPRD Kota Bekasi Desak Perusahaan Prioritaskan Warga Lokal dalam Rekrutmen Tenaga Kerja - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Komisi III DPRD Kota Bekasi Desak Perusahaan Prioritaskan Warga Lokal dalam Rekrutmen Tenaga Kerja

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim.

Prakata.com – Komisi III DPRD Kota Bekasi mendesak seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk mengutamakan masyarakat lokal dalam proses penerimaan karyawan. Desakan ini muncul sebagai respons atas keluhan warga yang kesulitan mengakses lapangan pekerjaan meskipun kawasan industri terus berkembang pesat.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, mengungkapkan bahwa persoalan ketenagakerjaan masih menjadi keluhan utama yang disampaikan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di sekitar kawasan industri.

"Persoalan ketersediaan lapangan kerja di wilayah yang berdekatan dengan pusat industri masih menjadi aspirasi yang paling dominan diterima," ujar Arif kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

Politisi tersebut menjelaskan bahwa kebutuhan akan pekerjaan merupakan permasalahan klasik yang terus berulang dalam setiap kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat. "Pertanyaan seputar lowongan pekerjaan menjadi yang paling sering dilontarkan warga. Ini menjadi perhatian utama kami secara berkelanjutan," tambahnya.

Meski demikian, Arif mengapresiasi adanya tren positif di wilayah Bekasi Utara, di mana beberapa perusahaan baru mulai menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan membuka kesempatan kerja bagi penduduk setempat.

Ia mencontohkan gudang FamilyMart yang baru dua minggu diresmikan dan telah menyerap banyak tenaga kerja dari warga sekitar. PT PAS serta sejumlah perusahaan lain juga disebut telah merekrut puluhan pekerja lokal.

"Salah satu contohnya adalah gudang FamilyMart yang meski baru beroperasi dua minggu, sudah banyak menampung tenaga kerja dari lingkungan sekitar. PT PAS dan beberapa perusahaan lainnya juga telah merekrut warga lokal," ungkapnya.

Arif menegaskan pentingnya transparansi informasi lowongan kerja dari pihak manajemen perusahaan sebagai langkah strategis menekan angka pengangguran. Menurutnya, hubungan harmonis antara kawasan industri dan permukiman hanya bisa tercipta jika masyarakat merasakan dampak ekonomi langsung dari aktivitas industri di lingkungan mereka.

Ke depan, DPRD Kota Bekasi berkomitmen mengawal kebijakan penyerapan tenaga kerja lokal agar pelaksanaannya sesuai regulasi, sekaligus memastikan iklim investasi tetap kondusif di Kota Bekasi.

"Kami mengapresiasi perusahaan yang telah memprioritaskan warga sekitar dalam rekrutmen. DPRD akan terus mengawal agar kebijakan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutupnya. (gud)