![]() |
| Anggota DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul (tengah) meresmikan Posyandu di RW 10 Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Jumat (13/2/2026) malam. |
Samuel Sitompul mengungkapkan bahwa salah satu aspirasi yang
paling mendesak adalah perbaikan saluran air di lingkungan setempat. Meskipun
usulan tersebut sebenarnya telah diajukan dalam Musyawarah Perencanaan
Pembangunan (Musrenbang), ia berkomitmen untuk mengawal agar realisasinya dapat
segera terlaksana.
"Ada satu aspirasi yaitu saluran, terutama perbaikan
saluran. Walaupun sebenarnya sudah dimasukkan di Musrenbang, saya sebagai
anggota dewan akan mengawal aspirasi tersebut biar bisa terealisasi. Kalaupun
ternyata nanti dari Musrenbang belum bisa, maka solusinya adalah saya akan
masukkan dari pokok pikiran (Pokir)," ujar Samuel.
Dalam kesempatan tersebut, Samuel juga menyoroti kawasan RT
8 yang berada di dekat SMP Negeri 7. Ia menyebut daerah tersebut merupakan
titik cekung yang rawan genangan. "Aspirasinya utama semuanya itu terkait
dengan infrastruktur, bagaimana pencegahan dan penanggulangan banjir. Terutama
di RT 8 itu yang dekat SMP Negeri 7, di sana itu cekung. Sempat ada wacana
pengerukan kali tapi belum terealisasi," jelasnya.
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan akan mengawal
permasalahan tersebut dan segera berkoordinasi dengan dinas terkait. "Saya
nanti sebagai anggota dewan akan mengawal, kemudian yang kedua akan
berkoordinasi juga dengan dinas terkait, dan saya akan laporkan hal ini kepada
Wali Kota Bekasi," tambahnya.
Di sisi lain, Samuel juga menyampaikan bahwa dirinya telah
merealisasikan sejumlah kebutuhan warga, salah satunya pembangunan Posyandu
Cempaka II di RW 10. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat dibutuhkan mengingat
tingginya aktivitas ibu hamil dan menyusui di wilayah tersebut.
"Alhamdulillah hari ini saya menggunakan aspirasi saya
membangun Posyandu Cempaka II di RW 10 Kelurahan Kayuringin Jaya. Ini menjadi
kebutuhan warga, karena di sini memang banyak ibu menyusui, kemudian ibu hamil,
dan balita yang mendapatkan perawatan intensif dari teman-teman pengurus
posyandu," katanya.
Tak hanya melalui mekanisme APBD, Samuel mengaku juga menggunakan dana pribadinya untuk membantu masyarakat. "Banyak hal yang sudah saya realisasikan, bantu tidak menggunakan APBD yaitu menggunakan uang pribadi saya. Contohnya saya memberikan bantuan fasilitas posyandu, kemudian juga saya bantu AC. Tapi intinya, menurut saya sebagai wakil rakyat, tugas saya adalah menampung aspirasi warga dan saya realisasikan dengan kemampuan saya," pungkasnya. (Gud)


