Anggota DPRD Kota Bekasi Doddy Sukmawirawan Sebut Dana RW 100 Juta Bukti Nyata Perbaikan Infrastruktur - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Anggota DPRD Kota Bekasi Doddy Sukmawirawan Sebut Dana RW 100 Juta Bukti Nyata Perbaikan Infrastruktur

Jaring aspirasi warga oleh Anggota DPRD Kota Bekasi, Doddy Sukmawirawan, Jumat (13/2/2026).
Prakata.com – Program RW 100 juta yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Bekasi dinilai membawa dampak positif bagi warga, khususnya dalam pembenahan infrastruktur di lingkungan permukiman. Kondisi fasilitas umum yang sebelumnya kurang memadai disebut mulai menunjukkan perbaikan berkat adanya program ini.

“Program ini sangat terasa manfaatnya bagi warga. Infrastruktur di lingkungan kami sebenarnya sudah cukup baik, tapi tentu ada kekurangan yang bisa dilengkapi melalui program ini,” ungkap Anggota DPRD Kota Bekasi, Doddy Sukmawirawan, usai melaksanakan reses di RW 005, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Jumat (13/2/2026).

Doddy menjelaskan, dalam reses tersebut pihaknya menyerap berbagai aspirasi warga terkait kebutuhan infrastruktur yang akan diperjuangkan ke pemerintah daerah. Pengurus RW setempat turut memaparkan situasi terkini di lapangan serta kebutuhan yang dinilai mendesak.

“Penjelasan dari pengurus RW cukup gamblang. Kami tinggal mendorong agar realisasi berjalan lancar. Secara umum, kondisinya memang cenderung baik dan terus meningkat,” ujarnya.

Politisi itu menyebutkan, sejumlah program di daerah pemilihannya yang telah terealisasi antara lain pembangunan drainase dan pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Hal tersebut merupakan hasil dari aspirasi yang disampaikan warga pada masa reses sebelumnya.

“Di daerah pemilihan saya, sebagian pembangunan drainase sudah berjalan. Dari sektor kesehatan, kami juga mulai menjembatani kebutuhan masyarakat, termasuk isu terkini yang berkembang di BPJS,” jelas Doddy.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program yang diperlukan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan. Namun, ia menambahkan, sejumlah program yang membutuhkan koordinasi lintas sektor harus dibahas bersama seluruh pemangku kepentingan di Kota Bekasi.

“Kami akan terus memajukan program-program kesehatan yang harus didorong. Ke depan akan kami tindak lanjuti dan perjuangkan bersama. Untuk soal insentif posyandu misalnya, perlu ada pembahasan bersama antarwilayah se-Kota Bekasi,” pungkasnya. (Gud)