![]() |
| Anggota DPR RI Adang Daradjatun, saat menggelar kunjungan kerja di Kembangan Utara, Jakarta Barat. |
Prakata.com – Memasuki bulan suci Ramadan, Anggota DPR RI Adang Daradjatun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman yang membayangi generasi muda. Ia menyoroti maraknya penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran, serta fenomena balap motor dini hari yang kerap terjadi di wilayah perkotaan.
Pernyataan tersebut disampaikan Adang dalam kegiatan
Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) I di Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat,
pada Sabtu (14/2/2026). Acara yang dihadiri oleh unsur Forum Pimpinan
Kecamatan, Polsek dan Koramil Kembangan, serta tokoh masyarakat dan warga
setempat ini menjadi ajang dialog sekaligus penyerapan aspirasi warga.
Dalam diskusi bersama masyarakat, isu keamanan lingkungan
menjadi sorotan utama. Adang menekankan bahwa bulan Ramadan seharusnya
dimanfaatkan sebagai momen pembinaan moral dan penguatan karakter, bukan justru
diwarnai oleh aktivitas negatif.
“Menjelang bulan puasa, kita harus lebih waspada. Jangan
sampai anak-anak kita terlibat balap motor subuh, tawuran, atau pergaulan yang
mengarah pada penyalahgunaan narkoba. Keluarga harus menjadi benteng pertama,
dan lingkungan harus saling menjaga,” ujar Adang dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).
Politisi dari Fraksi PKS ini juga mengimbau agar masyarakat
serius dalam mengikuti forum-forum edukatif serupa. Menurutnya, setiap materi
yang disampaikan narasumber memiliki nilai penting bagi keamanan dan masa depan
lingkungan.
“Saat narasumber berbicara, dengarkan dengan baik. Ini bukan
sekadar acara seremonial, tetapi ruang belajar bersama agar kita punya
kesadaran dan langkah yang sama dalam menjaga lingkungan,” tegasnya.
Berdasarkan aspirasi yang terkumpul dalam kegiatan tersebut,
Adang berkomitmen untuk memperjuangkan penguatan kebijakan pencegahan narkoba
dan kenakalan remaja melalui fungsi pengawasan dan legislasi di DPR RI. Ia
menilai sinergi antara aparat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan
keluarga merupakan kunci utama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,
khususnya selama Ramadan.
Kegiatan ini membuktikan bahwa serap aspirasi bukan hanya
agenda formal, melainkan upaya nyata menghadirkan negara di tengah
masyarakat guna melindungi generasi muda, menjaga ketertiban, dan memastikan
bulan suci Ramadan berjalan dengan aman serta penuh keberkahan. (zen/rdn)


