![]() |
| Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti. |
Keluhan warga tersebut langsung direspons Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota
Bekasi, Yenny Kristianti. Ia menegaskan pihaknya akan segera memanggil Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) untuk membahas persoalan ini secara serius.
“Kami sudah rencanakan akan memanggil Dinas LH, baik Kepala Dinas dan
jajarannya untuk membicarakannya di Komisi II,” kata Yenny, Sabtu (22/11/2025).
Tak hanya DLH, DPRD juga akan memanggil pihak industri yang diduga menjadi sumber
pencemaran. Namun, Yenny menegaskan pihaknya perlu memastikan data di lapangan
sebelum mengambil langkah lebih jauh.
“Kami akan mencari informasi akurat terlebih dahulu. Untuk pemanggilan pihak
pabrik, saya juga akan berbicara dengan pimpinan Komisi II yang lain,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua RT 01 RW 04, Saepudin, menyebut kondisi kali ini sangat
mengkhawatirkan. Debu hitam yang menempel bukan sekadar kotoran halus, tetapi
butiran kasar seperti pasir hingga membuat lantai rumah menghitam seketika.
“Banyak warga bilang, lantai dicuci hitam lagi, dicuci hitam lagi. Pagi hari
itu paling parah. Ini bukan sekali dua kali, kejadian ini sudah berulang,”
tutur Saepudin.
Bahkan dalam beberapa minggu terakhir, telapak kaki warga yang berjalan di
lantai rumah langsung berubah hitam.


