![]() |
| Sekretaris Komisi III, A. Syafei, saat menggelar reses di Jakamulya, Bekasi Selatan, beberapa waktu lalu. |
Prakata.com – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar yang juga Sekretaris Komisi III, A. Syafei, mengingatkan seluruh pengurus Rukun Warga (RW) di wilayah Dapilnya untuk berhati-hati dalam membelanjakan anggaran bantuan sosial sebesar Rp100 juta per RW. Penekanan ini disampaikan agar dana tersebut tidak disalahgunakan dan berimbas ke ranah hukum.
“Imbauan saya, dana RW 100 juta hati-hati pembelanjaannya. Aturan jelas ada Perwal (Peraturan Wali Kota), jangan sampai disalahgunakan sehingga berimbas ke ranah hukum,” tegas Syafei, Sabtu (29/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa untuk wilayah Bekasi Selatan saja, total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp9,4 miliar, yang dialokasikan untuk 904 RW. Besarnya angka ini, menurutnya, harus diimbangi dengan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan.
“Dibelanjakan sesuai dengan Perwal, jangan salah kaprah. Ini kan uang rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” ujarnya menegaskan.
Selain bantuan sosial sebesar Rp100 juta per RW, Syafei juga mengabarkan kenaikan anggaran rutin untuk RT dan RW. Anggaran untuk RT naik dari Rp500.000 menjadi Rp750.000, sedangkan untuk RW dari Rp1.000.000 menjadi Rp1.250.000.
Di kesempatan yang sama, politisi Golkar tersebut menyampaikan perhatiannya terhadap sejumlah masalah infrastruktur. Untuk penanganan drainase, dirinya akan memfokuskan pada Jalan Cikunir Raya dan Jalan H. Madrais.
“Kami juga mendorong pembangunan polder untuk pencegahan banjir di wilayah ini,” pungkasnya. (Gud)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


