![]() |
| Hector Bellerin menunggangi sepeda. |
Prakata.com - Sementara tempat parkir klub-klub sepak bola elite Eropa biasanya dipadati mobil-mobil mewah, seorang bintang sepak bola memilih cara yang berbeda. Hector Bellerin, mantan pemain Arsenal yang kini membela Real Betis, lebih memilih bersepeda atau naik transportasi umum untuk berangkat kerja.
Pilihan gaya hidup sang pemain belakang asal Spanyol ini bukan tanpa alasan. Ini merupakan bagian dari komitmennya untuk menjauhi materialisme dan memanfaatkan statusnya sebagai atlet profesional untuk mengampanyekan gaya hidup berkelanjutan.
"Akan lebih mudah naik taksi. Saya tahu saya beruntung, tapi... kita butuh kota yang lebih hijau, dengan lebih sedikit mobil," ujar Bellerin dikutip dari BBC. Atas dedikasinya ini, pada hari Senin (6/10/2025), Bellerin dinobatkan sebagai juara dunia dalam BBC Green Sport Awards.
Bellerin, 30 tahun, menolak untuk terjebak dalam stereotip pesepak bola pada umumnya. Ia aktif menggunakan platform media sosialnya yang memiliki banyak pengikut untuk menyoroti dampak perubahan iklim terhadap dunia olahraga. Ia juga berusaha mengajak para pengikutnya untuk menjadi konsumen yang lebih etis.
"Saya merasa kekuasaan datang bersama tanggung jawab. Setiap kali seseorang meletakkan mikrofon di dekat Anda, ada kesempatan untuk membicarakan isu-isu, untuk memulai percakapan," tegasnya.
Kecintaan Bellerin pada lingkungan sudah tumbuh sejak masa kecilnya di pesisir Barcelona. Gaya hidupnya kini konsisten dengan nilai-nilai yang dipegangnya. Ia menerapkan pola makan vegan dan bahkan membeli pakaiannya dari toko barang bekas.
"Ini tentang memberi kehidupan yang baik pada apa yang Anda konsumsi, dan setelah selesai, memberinya kehidupan baru," jelasnya. "Kita terus-menerus dibombardir oleh iklan yang menciptakan rasa kebutuhan yang salah."
Bellerin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, yang membimbingnya selama di akademi klub tersebut. Menurutnya, Wenger membantu menanamkan nilai-nilai hidup yang baik.
"Saya belajar banyak darinya -- tidak berfokus pada keberlanjutan itu sendiri karena saya merasa kata itu saat ini memiliki konotasi yang sangat jelas, tetapi lebih tentang cara hidup holistik, dan saya pikir keberlanjutan termasuk di dalamnya," kata Bellerin.
Keputusannya untuk bergabung dengan Real Betis disebutnya sebagai langkah yang tepat. Klub asal Sevilla tersebut dikenal dengan Yayasan Forever Green-nya yang aktif mempromosikan berbagai inisiatif ramah lingkungan. Seragam tim mereka bahkan terbuat dari alga, bubur kayu, dan plastik daur ulang, sementara jaring ikan bekas digunakan untuk membuat kursi tribun.
"Betis bukan sekadar klub sepak bola," pungkas Bellerin. "Ini adalah ruang di mana orang-orang dapat berkembang, mendapatkan dukungan, dan merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar. Menjadi bagian dari itu sungguh luar biasa memuaskan." (Jiz)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


