Lampaui Target, Progres Proyek Pelebaran Tol Surabaya-Gempol Tembus 59,62 Persen - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Lampaui Target, Progres Proyek Pelebaran Tol Surabaya-Gempol Tembus 59,62 Persen

Progres pelebaran jalan Tol Surabaya-Gempol.
Prakata.com – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaporkan perkembangan signifikan dalam proyek penambahan kapasitas lajur di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol, tepatnya pada segmen Kejapanan–Gempol (KM 769+450 hingga KM 772+650). Hingga pekan ke-25 pelaksanaan yang berlangsung pada 16–22 Februari 2026, realisasi pekerjaan secara keseluruhan telah mencapai 59,62 persen. Angka ini melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 58,82 persen, dengan deviasi positif sebesar +0,799 persen.

Inisiatif penambahan lajur ini merupakan wujud komitmen JTT dalam mempertahankan keandalan infrastruktur jalan tol guna mendukung kelancaran arus masyarakat serta distribusi barang di kawasan Jawa Timur. Dengan bertambahnya kapasitas jalur, diharapkan mampu mengimbangi peningkatan volume kendaraan sekaligus meningkatkan faktor keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan.

Agus Susilo, selaku Senior Manager Representative Office 3 Jalan Tol Surabaya–Gempol, mengungkapkan bahwa pencapaian yang melampaui target tersebut tidak lepas dari koordinasi yang solid serta pengawasan ketat di setiap tahapan pengerjaan.

"Kami berupaya agar seluruh proses konstruksi sesuai dengan spesifikasi teknis dan jadwal yang telah disusun. Meskipun menghadapi berbagai tantangan seperti rekayasa lalu lintas, cuaca yang berubah-ubah, serta lahan kerja yang terbatas, tim proyek tetap mampu menjaga produktivitas tanpa mengesampingkan keselamatan dan kelancaran arus kendaraan," tutur Agus.

Cakupan pekerjaan dalam proyek ini meliputi pembangunan perkerasan beton, lapisan pondasi agregat, sistem drainase, struktur jembatan, konstruksi pelat di atas tiang (pile slab), serta pemasangan rambu dan marka jalan. Saat ini, sejumlah pekerjaan struktural seperti pemancangan, pembangunan kepala tiang (pile cap), dan pemasangan pile slab telah memasuki fase lanjutan.

Proyek strategis ini mulai digarap pada 1 September 2025 dengan masa konstruksi selama 270 hari kalender, dan ditargetkan rampung pada Mei 2026. Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, menegaskan bahwa pelebaran lajur ini menjadi bagian dari rencana besar perusahaan dalam meningkatkan konektivitas regional di Jawa Timur.

"Kami tidak hanya menambah ruang bagi kendaraan, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh. Infrastruktur yang handal, aman, dan berkelanjutan menjadi prioritas kami untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta mobilitas warga di wilayah ini," ujar Ria.

Lebih lanjut, Ria menambahkan bahwa aspek pengendalian mutu serta penerapan standar Health, Safety, Environment (HSE) menjadi perhatian utama selama proses konstruksi. "Kami melakukan pengawasan material secara ketat, inspeksi rutin, serta pengamanan area kerja guna memastikan hasil pembangunan berkualitas dan menjamin keselamatan baik pekerja maupun pengguna jalan," imbuhnya.

Proyek peningkatan kapasitas ini merupakan langkah berkelanjutan JTT dalam memperkuat jaringan Tol Trans Jawa, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur secara berkelanjutan. (Jiz)