Wali Kota Bekasi Pimpin Doa untuk Korban Kericuhan, Tegaskan Anarki Bukan Aspirasi - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Wali Kota Bekasi Pimpin Doa untuk Korban Kericuhan, Tegaskan Anarki Bukan Aspirasi

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
Prakata.com – Sebagai bentuk penghormatan dan keprihatinan mendalam, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memimpin apel doa dan mengheningkan cipta bagi para korban jiwa dan luka-luka dalam aksi unjuk rasa yang berujung kericuhan.

Dalam apel tersebut, Tri Adhianto menyampaikan duka citanya yang mendalam atas peristiwa memilukan yang menelan korban dari kedua belah pihak, baik aparat maupun warga. Ia menyebutkan sejumlah korban jiwa, termasuk tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Makassar dan seorang pengemudi ojek online, Affan, serta kerusakan seperti gedung DPRD yang terbakar.

“Peristiwa ini melukai fisik dan mental kita sebagai bangsa. Mari kita doakan arwah mereka mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” seru Tri Adhianto, Senin (1/9/2025).

Wali Kota menegaskan dengan tegas bahwa aksi anarkis yang merusak fasilitas publik bukanlah cara menyampaikan pendapat yang benar. Ia mengingatkan bahwa simbol dan atribut kenegaraan harus menjadi pedoman bagi ASN untuk tetap menjaga keamanan dan pelayanan publik di tengah situasi sulit.

“Apa yang terjadi tadi malam adalah pengrusakan, bukan aspirasi. Tidak ada keuntungan dari anarki, karena fasilitas itu dibangun dari uang pajak kita bersama,” tegasnya.

Tri Adhianto juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, RT, RW, dan pemuda yang telah bahu-membahu menjaga Kota Bekasi agar terhindar dari bentrok dan menjaga aset publik.

Sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Kota Bekasi telah mengerahkan seluruh jajarannya. Satpol PP dan Damkar disiagakan untuk mengamankan titik vital kota, Dinas Lingkungan Hidup bekerja memastikan kebersihan, Dishub memantau lalu lintas, dan Dinas Sosial menyiapkan logistik untuk petugas yang berjaga siang dan malam.

“Pemkot Bekasi adalah garda terdepan. Kita sambut aspirasi dengan baik, tetapi tolak segala bentuk kekerasan. Ini sudah menjadi komitmen bersama dengan para tokoh,” pungkas Tri Adhianto menutup pernyataannya. (Gud)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel